JawaPos.com – DPRD Kota Depok bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akhirnya menetapkan kesepakatan bersama atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.
Persetujuan itu dicapai melalui Sidang Paripurna di Gedung DPRD Depok, belum lama ini, yang turut dihadiri Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah. Dalam sidang tersebut, terungkap bahwa total nilai APBD Depok tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp 4,39 triliun.
Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah menyampaikan penghargaan kepada Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang dinilainya telah bekerja optimal sejak awal proses pembahasan.
’’Bersama ini, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Badan Anggaran DPRD dan TAPD yang telah bekerja keras menyelesaikan seluruh pembahasan APBD, dengan tetap menjaga kualitas, kedisiplinan waktu, dan suasana kerja yang konstruktif antara eksekutif dan legislatif. Inilah yang menjadi prasyarat penting dalam pembangunan daerah,’’ ujarnya.
Menurut Chandra, penyusunan APBD 2026 telah melewati seluruh tahapan formal sesuai regulasi. Mulai dari pembahasan kebijakan umum APBD (KUA) dan prioritas serta plafon anggaran sementara (PPAS), hingga kesepakatan akhir antara Pemkot dan DPRD. Seluruh perangkat daerah juga terlibat dalam penyempurnaan rancangan akhirnya.
Dia menambahkan, dinamika fiskal tahun ini menghadirkan tantangan tersendiri. Pendapatan transfer dari pemerintah pusat maupun Pemprov Jawa Barat mengalami penurunan, sementara kebutuhan layanan dasar justru meningkat. Kondisi itu membuat Pemkot harus melakukan penajaman prioritas agar anggaran lebih efektif dan tepat sasaran.
’’Depok memang dikategorikan sebagai daerah dengan kapasitas fiskal tinggi sebagaimana tertuang dalam PMK Nomor 65 Tahun 2024. Tapi, ruang fiskal kita tetap terbatas karena meningkatnya kebutuhan belanja wajib, seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, dan berbagai upaya pengendalian,” ucapnya.
Chandra mengingatkan pentingnya menjaga kemitraan antara eksekutif dan legislatif agar APBD 2026 dapat dijalankan secara optimal. ’’Saya mengajak kita semua terus menjaga kolaborasi dan memastikan APBD 2026 bekerja sebesar-besarnya untuk kemajuan Kota Depok dan kesejahteraan seluruh warganya. Insya Allah, semoga Allah SWT memberikan bimbingan, kekuatan, dan keberkahan atas ikhtiar kita semua,” tutupnya.
Editor : Arief Indra Dwisetyadi