JawaPos.com – Monash University Indonesia kembali melakukan ekspansi. Tahun depan, kampus asing asal Australia ini akan membuka program pendidikan sarjana.
Sebagai informasi, Monash University membuka kampus di Indonesia dan resmi beroperasi sejak Oktober 2021. Berlokasi di BSD City, Tangerang Selatan, kampus ini hanya menawarkan program S2 di awal beroperasi.
Vice President (International Engagement) Monash University, Sunny Yang mengungkapkan, Monash University Indonesia akan membuka program sarjana pertama pada Juli 2026. Ada tiga program studi yang bakal dibuka pada jenjang S1 ini. Yakni, Bachelor of Digital Business, Bachelor of Information Technology, dan Bachelor of Design.
“Program-program ini mengikuti struktur kurikulum global Monash yang umumnya berdurasi tiga tahun studi penuh waktu,” paparnya kepada media dalam rangkaian acara Trade and Economic International Media Visit Sydney-Melbourne pada 15-22 November 2025, ditemui di kampus Monash University, di Melbourne, Australia.
Ketiga program studi tersebut, kata dia, sengaja dirancang untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan masa depan di bidang-bidang yang dinilai penting bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Seperti, transformasi digital dan industri kreatif. Yang mana, ini sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.
Pendaftaran mahasiswa baru untuk program sarjana ini sudah dibuka. Meski belum mengkonfirmasi angka pendaftar secara resmi, namun dipastikan bahwa peminatnya cukup besar.
“Meskipun jumlah pendaftaran resmi baru akan dikonfirmasi menjelang dimulainya perkuliahan, kami melihat adanya minat dan permintaan informasi yang tinggi dari calon mahasiswa,” paparnya.
Disinggung soal rencana pembukaan program studi lainnya, Sunny Yang mengatakan, tak menutup kemungkinan tersebut. Rencana penambahan program lain ini akan disesuaikan dengan kebutuhan, termasuk prioritas pemerintah.
“Program-program di masa mendatang dapat mencakup bidang teknik, ilmu kesehatan, dan keberlanjutan, sesuai dengan keunggulan global Monash,” jelasnya.
Di sisi lain, ia turut menyinggung soal kerja sama Monash University dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Saat ini, pihaknya dan Kemendikdasmen tengah bekerja sama dalam merancang dan menyelenggarakan program pengembangan profesional untuk topik-topik seperti pengajaran bahasa Inggris bagi guru, Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi, Kepemimpinan Sekolah untuk membantu kepala sekolah meningkatkan kapasitas kepemimpinannya, dan pendidikan STEM.
“Program-program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru, dengan penekanan kuat pada keterampilan praktis yang siap diterapkan di kelas,” jelasnya.
Bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan dan Pendidikan Guru (Ditjen GTKPK), Kemendikdasmen, Fakultas Pendidikan Monash University disebutnya telah menyelenggarakan program pembelajaran profesional transformatif selama lima hari untuk dua kelompok guru Indonesia. Tercatat, ada 30 guru sekolah dasar dan 30 guru bahasa Inggris sekolah menengah pertama yang mengikuti program ini.
Editor : Arief Indra Dwisetyadi