Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

Pemprov DKI Kembali memfungsikan Jembatan Penyeberangan Sarinah

Masria Pane • Kamis, 15 Januari 2026 | 12:46 WIB
: JPO di atas Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, tetap berdiri kuat untuk menyambungkan jalan ke arah Sarinah.
: JPO di atas Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, tetap berdiri kuat untuk menyambungkan jalan ke arah Sarinah.

JawaPos.com – Gubernur DKI Pramono Anung menyebutkan, jembatan penyeberangan orang (JPO) Sarinah akan difungsikan kembali. Terlebih JPO pertama di Indonesia itu masih berdiri kokoh di atas Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat tersebut.

’’JPO itu kan nggak pernah dibongkar. Itu adalah JPO pertama yang dimiliki oleh kita (Jakarta, Red), sehingga itu heritage,’’ ujarnya.

Selain faktor heritage, kebijakan itu diputuskannya untuk memberikan kemudahan aksesibilitas pengguna transportasi umum. Utamanya, bagi penyandang disabilitas dan lanjut usia (lansia).

’’Jadi, orang naik transportasi umum terutama Transportasi Jakarta (TJ) mau ke Sarinah tidak perlu jalan ke pelican crossing. JPO yang dibuat baru akan menghubungkan sampai Sarinah akan membuat gampang bagi difabel dan lansia,’’ jelasnya. 

Namun begitu, Pramono mengakui kebijakannya itu menuai pro-kontra. Untuk yang kontra, diakuinya ada yang membenturkan kebijakannya dengan kebijakan Gubernur DKI 2017-2022 Anies Baswedan. JPO itu memang dibongkar saat Jakarta dipimpin oleh Anies. 

’’Padahal, sebenarnya, esensinya menurut saya tidak ada sesuatu yang perlu diperdebatkan,’’ katanya.

Menurut politisi PDI Perjuangan itu, rencana operasi JPO itu juga atas usulan PT TJ untuk memudahkan penumpang difabel dan lansia. Selain itu, Pramono juga menegaskan, meski JPO dioperasikan kembali, pelican crossing di sana juga tidak akan ditutup. ’’Saya sudah memutuskan jalan penyeberangan atau pelican crossing-nya tidak ditutup, tetap difungsikan,’’ terangnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT TJ Welfizon Yuza menuturkan, JPO Sarinah dilakukan tanpa menghilangkan fasilitas penyeberangan yang sudah ada. Pelican crossing di kawasan tersebut tetap beroperasi normal dan dapat digunakan pejalan kaki di permukaan jalan. ’​’Seperti yang sebelumnya disampaikan pak gubernur, revitalisasi JPO Sarinah merupakan langkah nyata Pemprov DKI dalam menghadirkan pilihan aksesibilitas yang inklusif,’’ terangnya.

Karena itu, fokus utama revitalisasi adalah memastikan kelompok disabilitas, lansia, dan ibu hamil memiliki fasilitas yang aman dan nyaman untuk menyeberang di kawasan padat tersebut melalui penyediaan lift.

Menurut dia, JPO Sarinah akan berfungsi sebagai opsi tambahan penyeberangan yang terintegrasi dengan moda transportasi publik, khususnya TJ.Selain aspek fungsional, revitalisasi juga bertujuan mengembalikan nilai historis JPO Sarinah. Jembatan tersebut diketahui sebagai JPO pertama di Jakarta, bahkan di Indonesia, yang dibangun pada era Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin. ’’Pembangunan ini tidak menghilangkan fasilitas lama, tetapi justru memperkuat fungsi JPO Sarinah sebagai bagian dari sejarah sekaligus solusi mobilitas perkotaan yang ramah,” ujarnya.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
#Gubernur DKI Pramono Anung