Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

Fokus pada Pengolahan Sampah, Ini yang Bakal Dilakukan Pemkot Tangsel!

Muhtamimah • Minggu, 18 Januari 2026 | 21:51 WIB
Sampah meluber ke tengah jalan di kawasan Pasar Cimanggis, Kota Tangsel.
Sampah meluber ke tengah jalan di kawasan Pasar Cimanggis, Kota Tangsel.

JawaPos.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menegaskan bahwa kerja sama dengan pihak ketiga yang dijalin berkaitan dengan persoalan sampah difokuskan pada pengolahan, bukan pembuangan sampah. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Tangsel dalam menuntaskan persoalan sampah secara berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangsel TB Asep Nurdin mengatakan, kerja sama tersebut mengedepankan pengolahan sampah modern dengan teknologi yang berorientasi pada pengurangan residu. Seluruh proses pengelolaan sampah dipastikan memenuhi standar lingkungan hidup serta ketentuan perizinan yang berlaku.

’’Kami tegaskan bahwa Pemerintah Kota Tangerang Selatan tidak melakukan kerja sama pembuangan sampah. Yang dilakukan adalah kerja sama pengolahan sampah dengan pihak ketiga yang memiliki sistem dan teknologi untuk mengurangi residu," kata Asep, kemarin.

Menurut Asep, kebijakan tersebut merupakan arahan langsung Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie untuk memastikan penanganan sampah tidak lagi mengandalkan pola pembuangan terbuka. Skema yang diterapkan mencakup pengolahan sampah terkontrol dengan pemanfaatan teknologi terkini.

Menanggapi dinamika yang muncul dalam kerja sama dengan daerah mitra, Pemkot Tangsel tetap mengedepankan komunikasi dan koordinasi antarwilayah. Pemkot akan melakukan koordinasi resmi guna memastikan transparansi serta kesamaan pemahaman terkait mekanisme pengolahan sampah yang dilakukan oleh pihak swasta.

’’Ini penting agar tidak ada kesalahpahaman. Tidak ada skema pembuangan terbuka, melainkan pengolahan sampah terkontrol oleh pihak ketiga. Kami tidak akan mengambil langkah sepihak dan tidak memaksakan kerja sama tanpa adanya kesepakatan bersama," jelasnya.

Pemkot Tangsel juga telah menyiapkan langkah antisipatif apabila kerja sama dengan pihak ketiga menghadapi kendala teknis maupun administratif. Prioritas utama tetap pada pelayanan publik agar tidak terjadi penumpukan sampah di wilayah Tangsel.

Sejumlah langkah yang disiapkan antara lain optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) dan bank sampah, melanjutkan kerja sama pengolahan sampah dengan daerah lain yang telah berjalan, serta mempercepat pengurangan sampah dari sumbernya melalui penguatan pemilahan berbasis masyarakat.

"Pemkot Tangsel telah menyiapkan skema darurat tambahan, termasuk penyesuaian pola pengangkutan dan pengelolaan sementara," tambah Asep.
Dia menegaskan Pemkot Tangsel berkomitmen menangani persoalan sampah secara serius dan bertanggung jawab. Setiap kebijakan yang diambil telah mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, serta kepatuhan terhadap hukum agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi daerah lain.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
#Pemerintah Kota Tangerang Selatan