Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

Sudin Pendidikan Wilayah II Jakbar Kick Off PIK-R 2026 untuk Semua Jenjang

Yogi Wahyu Priyono • Kamis, 22 Januari 2026 | 20:31 WIB
Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Sudin Pendidikan Wilayah II melaksanakan kegiatan Kick Off PIK-R.
Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Sudin Pendidikan Wilayah II melaksanakan kegiatan Kick Off PIK-R.

JawaPos.com - Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Suku Dinas Pendidikan Wilayah II melaksanakan kegiatan Kick Off Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) pada tahun 2026. Kegiatan ini mencakup semua jenjang satuan pendidikan seperti SMP, SMA, dan SMK baik negeri maupun swasta.

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah mengatakan kegiatan kolaboratif yang melibatkan berbagai unsur dan pihak terkait, Kick Off PIK-R ini bertujuan untuk menjawab sejumlah permasalahan yang sering menghadapi remaja, antara lain risiko pergaulan bebas, penyalahgunaan Narkoba, serta kurangnya pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi dan perencanaan kehidupan berkeluarga.

"Kegiatan ini dirancang sebagai wadah konseling sebaya yang dikelola oleh remaja untuk remaja, dengan harapan dapat membentuk Generasi Berencana (GenRe) yang sehat, berprestasi, mandiri, dan memiliki wawasan ke depan," kata Iin, Kamis (22/1/2026).

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Barat, Dr. Diding Wahyudin menambahkan program PIK-R merupakan salah satu langkah strategis yang dirancang untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia berkualitas, dengan fokus utama pada persiapan generasi muda yang sehat secara fisik, mental, dan sosial, serta memiliki karakter yang kuat dan kemampuan berdaya saing tinggi.

Melalui rangkaian aktivitas yang terstruktur, program ini memberikan ruang bagi peserta didik untuk memperoleh informasi akurat, edukasi yang komprehensif, serta layanan konseling yang relevan terkait berbagai aspek penting, mulai dari kesehatan remaja, perencanaan kehidupan berkeluarga, pencegahan perilaku berisiko, hingga penguatan nilai-nilai karakter.

"Di Wilayah II Jakarta Barat, cakupan program PIK-R telah mencakup seluruh satuan pendidikan yang ada, " kata Diding.

Diding merinci, wilayah II Jakarta Barat memiliki 52 satuan pendidikan jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) baik negeri maupun swasta, serta 181 satuan pendidikan jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) negeri dan swasta. Dari total keseluruhan satuan pendidikan tersebut, tidak satupun yang tertinggal setiap institusi telah memiliki dan aktif melaksanakan program PIK-R.

"Kondisi ini menjadi bukti nyata akan komitmen mendalam dan kepedulian yang besar dari pihak sekolah dalam membina serta mendampingi perkembangan peserta didik melalui implementasi program ini, " ujarnya.

Dikatakan Diding, pelaksanaan PIK-R di setiap sekolah dijalankan melalui berbagai bentuk kegiatan yang terintegrasi. Beberapa komponen utama yang menjadi fokus antara lain adalah pembentukan dan penguatan struktur organisasi PIK-R di tingkat sekolah.

"Berdasarkan hasil evaluasi terhadap pelaksanaan program yang telah berjalan, PIK-R memberikan dampak positif yang terasa bagi seluruh pihak yang terlibat, " ujarnya.

Namun demikian, dalam perjalanannya, pelaksanaan program PIK-R juga menghadapi beberapa kendala yang perlu diperhatikan dan diatasi. Beberapa hambatan utama yang diidentifikasi antara lain adalah keterbatasan sarana dan prasarana pendukung yang dibutuhkan untuk menjalankan kegiatan secara optimal, variasi tingkat partisipasi peserta didik yang berbeda-beda antar satuan pendidikan maupun antar kelompok siswa, serta keterbatasan alokasi waktu karena harus disesuaikan dengan jadwal kegiatan akademik yang cukup padat.

"Untuk mengatasi hal-hal tersebut, Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Barat telah menetapkan langkah-langkah strategis ke depan, antara lain terus melakukan penguatan pembinaan terhadap seluruh pihak yang terlibat, meningkatkan intensitas koordinasi lintas sektor, serta mendorong optimalisasi peran guru pembina dan pendidik sebaya sebagai ujung tombak dalam implementasi program PIK-R di tingkat sekolah, " jelasnya.

Tokoh Pemuda Jakarta Barat Apresiasi Kick Off PIK-R

Tokoh pemuda Jakarta Barat, Umar Abdul Aziz, mengungkapkan apresiasi penuhnya terhadap peluncuran program Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) di semua jenjang pendidikan. Menurutnya, program ini sangat bermanfaat dan perlu segera diaplikasikan baik di sekolah swasta maupun negeri.

Umar menyatakan bahwa keberadaan PIK-R memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Selain itu, program ini juga dapat meningkatkan kemandiran murid serta mendorong peningkatan peran guru Bimbingan dan Konseling (BK).

"Tujuan utamanya adalah agar siswa dapat memiliki mental yang kuat dalam menghadapi berbagai permasalahan, terutama terkait dengan gemetar getar (genjet) dan kekerasan dalam hubungan antar remaja (RIKAR)," kata Umar.

"Angka kenakalan remaja sudah sangat berkurang tinggal hanya 3% ini sebuah pencapaian yang sangat baik," tutur Umar.

Di berbagai daerah, PIK-R telah menunjukkan kontribusi positif, seperti membantu remaja menghindari risiko triad KRR (seksualitas, HIV dan AIDS, napza), mendorong pemahaman tentang pentingnya usia perkawinan yang tepat, serta mengembangkan kemampuan hidup yang diperlukan untuk menghadapi tantangan masa depan.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
#Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Barat