Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

Jam Sibuk KRL Bergeser Selama Ramadhan, Penumpang Berangkat dan Pulang Lebih Awal

Deby Alya Ramadhani • Kamis, 26 Februari 2026 | 15:12 WIB

Rangkaian kereta melintas di depan Stasiun Jakarta Internasional Stasiun (JIS), Jakarta Pusat. Jakarta akan memiliki lintasan kereta sepanjang 602,64 kilometer.
Rangkaian kereta melintas di depan Stasiun Jakarta Internasional Stasiun (JIS), Jakarta Pusat. Jakarta akan memiliki lintasan kereta sepanjang 602,64 kilometer.

JawaPos.com – Waktu pergerakan pengguna Commuter Line di wilayah Jabodetabek mengalami perubahan selama Ramadhan. Data dari KAI Commuter per tanggal 23 Februari 2026 menunjukkan adanya pergeseran jam sibuk pagi ke waktu yang lebih awal. Perubahan yang terjadi dapat terlihat pada periode pagi mulai pukul 04.00 hingga 09.00 WIB.

Data peningkatan pengguna Commuter Line  selama Ramadhan pada periode jam sibuk pagi, dimulai dari pukul 04.00 WIB. Sebelumnya, jumlah pengguna pada waktu tersebut berkisar di angka 23.659. Sejak memasuki bulan Ramadhan, terdapat 25.932 pengguna Commuter Line di jam yang sama.

Kenaikan angka yang signifikan juga terjadi pada pukul 05.00 WIB. Sebelum bulan suci Ramadhan datang, KAI mencatat terdapat 67.312 pengguna pada jam tersebut. Selama Ramadhan, jumlahnya meningkat sampai 91.495 pengguna.

Baca Juga: Jelang Lebaran 2026, BI Buka Layanan Penukaran Uang di Jakarta, Ini Jadwal dan Lokasinya

Pukul 06.00 WIB menjadi puncak kepadatan pengguna KAI Commuter selama bulan puasa. Sebelum Ramadhan, terdapat 107.263 pengguna yang memadati Commuter Line. Selama bulan Ramadhan ini, jumlah pengguna kereta pada jam 06.00 WIB, mencapai angka 124.261.

Setelah pukul 07.00 WIB, jumlah yang tercatat mulai menurun. Jika sebelumnya pengguna pada jam ini bisa mencapai 102.326. Namun, ketika Ramadhan, jumlah ini turun menjadi 97. 258 pengguna.

Jumlah pengguna di jam sibuk pagi terus menurun ketika waktu mulai menunjukkan pukul 08.00 sampai 09.00 WIB. Selama Ramadhan, jumlah pengguna di jam 08.00 WIB hanya mencapai 64.551, yang pada hari biasa bisa menyentuh 73.235 pengguna. Sedangkan pada pukul 09.00 WIB, pengguna Commuter Line yang biasanya mencapai 50.118, pada bulan Ramadhan hanya sekitar 39.413 pengguna.

Dari data-data tersebut, dapat dilihat jika jam sibuk pagi bergeser menjadi lebih awal selama bulan Ramadhan. Mengutip dari rilisan resmi KAI Commuter, selama Ramadhan, kepadatan mulai meningkat sejak pukul 05.00 WIB dan mencapai puncaknya sekitar pukul 06.00 sampai 07.00 WIB. Rentang waktu ini berbeda dengan hari biasanya, saat kepadatan mulai meningkat sejak pukul 06.00 WIB dan mencapai puncak sekitar 07.00 hingga 08.00 WIB. 

Selain perubahan pada jam sibuk pagi, jam sibuk sore juga mengalami sedikit pergeseran. Selama Ramadhan, kepadatan penumpang mulai terlihat sekitar pukul 15.00 WIB. Lonjakan penumpang akan terus berlangsung hingga pukul 18.00 WIB dan akan meningkat kembali mulai pukul 19.00 WIB, setelah waktu berbuka puasa.

Baca Juga: Padel: Dari Tren Olahraga ke Polemik Warga

Pergeseran rentang waktu jam sibuk selama bulan Ramadhan menunjukkan bahwa pengguna Commuter Line cenderung menyesuaikan waktu perjalanan mereka. Sebagian pekerja akan lebih memilih untuk pulang lebih cepat agar dapat berbuka puasa di rumah. Bagi pengguna Commuter Line yang masih ada di perjalanan saat waktu berbuka, KAI Commuter memberlakukan peraturan khusus selama Ramadhan, pengguna diperbolehkan berbuka puasa di dalam rangkaian kereta dengan makanan dan minuman ringan secukupnya.

Pengguna Commuter Line sangat disarankan untuk menyesuaikan waktu perjalanan selama bulan Ramadhan. Jika ingin menghindari kepadatan sekitar pukul 05.00 sampai 06.00 WIB, pengguna disarankan untuk berangkat lebih cepat atau lebih siang sekitar pukul 07.00 hingga pukul 08.00 WIB. Selain itu, bagi warga yang ingin menggunakan layanan Commuter Line, dapat merencanakan perjalan dengan melihat jadwal kereta di web resmi maupun aplikasi KA Commuter.

Editor : Bintang Pradewo
#jam sibuk #ramadhan 2026 #krl #pengguna krl