Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan Olahraga

Keluar Mall Thamrin City Langsung Dicegat Tiket Parkir Siluman, Modus Pungli Baru di Tanah Abang?

Ryandi Zahdomo • Rabu, 22 Juli 2026 | 07:24 WIB
 Suasana keramaian di Pasar Tanah Abang (Berita Jakarta)
Suasana keramaian di Pasar Tanah Abang (Berita Jakarta)

JawaPos.com - Aksi dugaan pungutan liar (pungli) dengan modus penjualan tiket parkir kembali meresahkan para sopir pengangkut barang di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Para pelaku nekat mencegat armada logistik yang baru saja melintas keluar dari area perbelanjaan.

Insiden tersebut dilaporkan terjadi di Jalan H.M. Saleh Ishak, Kecamatan Tanah Abang, pada Senin (20/7). Modus yang digunakan tergolong berani, di mana pelaku langsung menyodorkan karcis dengan tarif Rp 25.000 secara sepihak.

Dicegat Usai Keluar dari Area Thamrin City

Salah satu pengemudi angkutan barang, Wiwin, membeberkan pengalamannya saat melintas di jalur tersebut. Ia mendadak dihampiri oleh seorang pria yang berlari dari seberang jalan hanya untuk menagih uang parkir.

"Iya tadi sempat diminta uang sebesar Rp 25.000 dan langsung ngasih tiket parkir," ujar Wiwin, Senin (20/7).

Padahal, Wiwin mengaku baru saja bergerak beberapa meter setelah keluar dari kawasan resmi Thamrin City. Pelaku secara agresif mematok tarif Rp25.000 untuk setiap mobil angkutan barang yang lewat.

"Sempat minta Rp 25.000 tapi saya kasih Rp 10.000 dan dia ngasih tiket parkir. Padahal saya keluar dari Thamrin City dan saat berjarak beberapa meter ada yang nyamperin minta uang," lanjutnya.

Cuma Melintas Tetap Ditembak Tarif

Pengalaman serupa ternyata tidak hanya dialami oleh Wiwin. Ramos, pengemudi angkutan barang lainnya, juga mengaku pernah menjadi sasaran empuk oknum di sekitar lokasi tersebut.

Ramos merasa janggal lantaran dirinya sama sekali tidak memarkirkan kendaraan di bahu jalan umum, melainkan di dalam area mall resmi.

"Saya pernah juga diminta uang seperti itu dan dikasih tiket dengan tulisan ada nominal uang parkirnya," keluh Ramos.

Ia sempat melayangkan protes dan menolak pembayaran tersebut. Pasalnya, kendaraan yang ia kemudikan murni hanya melintasi jalan umum tanpa berhenti atau parkir.

"Saya sempat nolak karena memang saya hanya melintas saja," tegasnya.

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prastyo mengaku akan mengecek langsung ke lapangan terkait informasi pungli tersebut.

"Terima kasih informasinya, akan segera kita cek terkait hal tersebut," katanya.

Hingga kini, aksi yang merugikan para pekerja logistik ini diharapkan mendapat perhatian dan tindakan tegas dari aparat penegak hukum setempat.

Editor : Bintang Pradewo
pungli tiket parkir thamrin city tanah abang