JawaPos.com - Stres adalah hal manusiawi yang bisa datang dari mana saja. Mulai dari pekerjaan, urusan akademik, jadwal yang padat hingga hal-hal kecil yang dibiarkan menumpuk. Stres yang terus dibiarkan bisa memicu berbagai hal yang akhirnya membuat pikiran terasa penuh dan kesulitan untuk menjalani aktivitas sehar-hari.
Karena itu, menghadapi stres tidak hanya perihal menyelesaikan sumber masalahnya namun juga tahu kapan harus berhenti sejenak dan beri ruang untuk diri sendiri.
Tidak selalu dengan hal besar dan perlu effort tapi hal-hal kecil ini bisa membantu kamu mengurangi stres dan menjalani aktivitas jadi lebih nyaman. Dilansir dari YourTango pada (27/8), berikut 10 hal yang bisa kamu coba lakukan agar pikiran bisa jauh lebih tenang.
1. Tuangkan Isi Pikiran Lewat Tulisan
Salah satu cara paling sederhana untuk meredakan setres adalah dengan menuangkan isi kepala ke dalam bentuk tulisan. Tidak perlu memikirkan apakah tulisannya akan bagus atau tidak, yang terpenting adalah mengeluarkan semua terlebih dahulu apa yang mengganggu pikiran. Kamu bisa mencoba meluangkan waktu sekitar 15 menit setiap hari dalam seminggu, lalu tulis apa saja yang muncul di kepala.
Cara ini cukup efektif karena menulis menjadi wadah untuk membuang beban pikiran ke atas kertas dan pikiran bisa menjadi lebih lega sehingga kamu bisa lebih fokus pada realita. Menuliskan isi pikiran juga bisa membantu kamu untuk berpikir jernih terutama pada saat pengambilan keputusan penting. Selain itu, Karena tulisan ini sifatnya pribadi, kita bisa jujur dengan apa yang kita tulis tanpa harus takut dihakimi.
2. Mengurai Masalah Satu Per Satu
Cara lain untuk mengatasi stres adalah dengan menguraikan masalah satu persatu. Hal ini bisa dilakukan sebab tidak semua stres datang dari masalah besar, terkadang stres datang dari hal - hal kecil. Misalnya barang yang rusak tapi belum diperbaiki, kumpulan email atau chat yang belum dibalas, atau bahkan sesederhana meja atau kamar yang berantakan. Hal - hal seperti itu jika dibiarkan terlalu lama bisa bikin kamu stres juga.
Salah satu langkah yang bisa kamu coba lakukan adalah dengan menuliskannya dalam bentuk mind mapping. Tulis masalah utama yang paling besar lalu lingkari dan hubungkan masalah itu dengan berbagai pikiran yang berkaitan dengan masalah utamanya. Dengan begitu, kamu bisa melihat masalahnya dengan lebih jelas dan bisa mulai menentukan bagian mana yang perlu ditangani lebih dulu.
3. Jangan Biasakan Diri Selalu Terburu-Buru
Kadang secara tidak sadar, kita punya kebiasaan untuk selalu terburu-buru dalam kehidupan sehari-sehari. Misalnya seperti baru bangun sudah harus buru-buru ke kantor atau ke sekolah, mempersiapkan segala sesuatu dengan tergesa dan bahkan mengerjakan sesuatu sambil terus-terusan lihat jam. Hal - hal ini jelas bisa menguras energi. Kalau kebiasaan ini terus dipertahankan, kita jadi tidak punya waktu untuk bernapas.
Coba beri sedikit jarak antara satu kegiatan dengan kegiatan lainnya. Misalnya ada janji bertemu pukul 10.00, usahakan untuk berangkat lebih awal supaya tidak perlu mengejar-ngejar waktu di perjalanan. Dengan begitu, kamu bisa menjalani perjalanan dengan lebih santai dan punya waktu untuk menyesuaikan dengan diri sebelum beraktivitas. Terkadang, tidak semua hal harus dilakukan dengan mode sat-set, coba sesekali beri ritme yang tenang supaya tubuh dan pikiran juga punya kesempatan untuk istirahat.
4. Ambil Jeda Dengan Mengatur Napas
Salah satu hal sederhana yang sering kita lupakan adalah mengatur napas disela-sela waktu yang membuat stres. Padahal hal ini bisa membantu kita untuk lebih rileks. Waktunya pun tidak harus pada saat sedang stres berat, sesederhana pada saat menunggu kendaraan, terjebak macet, atau pada saat antre makanan maupun minuman. Ambil waktu sejenak untuk menarik napas yang tenang sebanyak lima kali. Walaupun terdengar kecil namun teknik ini bukan hanya membantu membuat kita lebih rileks tapi juga bisa membantu mengurangi rasa cemas, pikiran negatif dan bantu mood kamu jadi lebih baik.
5. Jangan Abaikan Waktu Untuk Istirahat
Istirahat merupakan hal yang paling sering dikorbankan pada saat sedang banyak urusan. Begadang demi mengejar deadline, tetap sibuk meski tubuh sudah lelah, atau merasa harus selalu produktif, hal - hal ini bikin tubuh tidak punya cukup waktu untuk memulihkan diri. Padahal, istirahat tidak selalu berarti malas atau buang-buang waktu. Tubuh dan pikiran memang perlu jeda agar bisa menjalani aktivitas dengan lebih baik.
Maka dari itu, tidur yang cukup selama 7-8 jam memberikan kesempatan pada tubuh untuk memulihkan diri. Tidur cukup juga membantu menguatkan daya ingat dan membuat aktivitas sehari-hari jadi lebih produktif. Ada penelitian yang menunjukkan bahwa kurang tidur bisa berdampak buruk pada kemampuan berpikir dan kesehatan mental secara keseluruhan. Jadi mengatur waktu tidur yang cukup bisa membantu kamu untuk tetap sehat dan stabil.
6. Tetap Aktif dan Minum Air Putih yang Cukup
Tidak harus olahraga berat seperti renang, marathon, atau rutin ke gym untuk mendapatkan manfaat dari olahraga. Sesederhana jalan kaki saja sudah tergolong olahraga ringan dan bisa bantu mengurangi stres. Coba biasakan diri untuk berjalan kaki ke warung, naik-turun tangga atau sekadar jalan-jalan sore. Aktivitas sederhana ini bisa bantu kamu untuk mengurangi stres tanpa harus selalu olahraga berat.
Selain bergerak, jangan lupa untuk selalu sempatkan minum air putih yang cukup. Kurang minum air meski cuma dehidrasi ringan bisa bikin tubuh mudah lemas dan sulit fokus. Jadi, pastikan untuk mendapatkan asupan cairan yang cukup agar kondisi tubuh dan pikiran tetap seimbang.
7. Beri Batas Pada Hal-Hal yang Bisa Menguras Energi
Sebenarnya, kita punya hak untuk menentukan kapan mau fokus, kapan butuh waktu sendiri dan kapan tidak ingin diganggu. Misalnya kita tidak langsung angkat telpon atau chat, tidak langsung mengiyakan ajakan teman untuk keluar, atau berani menolak hal-hal yang berpotensi bikin drama. Mungkin kelihatannya sepele tapi hal ini masih tergolong sulit untuk dilakukan sebab kita punya perasaan tidak enakan dan takut mengecewakan orang lain.
Padahal punya batasan bukan berarti harus selalu menjauh dari orang-orang. Justru dengan hal ini kita bisa punya lebih banyak energi untuk hal - hal yang lebih penting dan hubungan dengan orang lain juga bisa jadi lebih sehat karena kita tidak harus terus - menerus memaksakan diri melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak mau kita lakukan. Hal ini bisa membantu kita untuk lebih bahagia sehingga stres dan kecemasan pun berkurang.
8. Luangkan Waktu Untuk Bersyukur
Ada kalanya dimana hari terasa berat karena masalah-masalah yang ada di pikiran. Coba luangkan waktu untuk mengingat sejenak hal - hal yang masih bisa kita syukuri. Tidak perlu sesuatu yang besar, misalnya sesederhana makanan yang kamu makan pagi ini, obrolan seru dengan teman atau bisa istirahat yang cukup. Selain itu, kamu juga bisa berikan apresiasi pada orang lain. Cara sederhana seperti ini bisa bantu perasaan kamu jadi lebih baik dan membuat pikiranmu jadi lebih ringan.
9. Beri Waktu Untuk Diri Sendiri
Disaat pikiran terlalu penuh, terkadang kita perlu untuk menyisihkan beberapa menit untuk benar-benar berhenti dari berbagai aktivitas dan distraksi. Sesederhana duduk sebentar, nikmati keheningan, dan menjauh dari ponsel bisa membantu memberi kesempatan untuk pikiran berhenti “berisik”, terutama ketika sedang mencoba memahami masalah atau mencari jalan keluarnya karena dari momen itu, kita bisa fokus untuk mendengarkan kata hati dengan lebih baik.
10. Keluar Ke Alam
Biasanya saat stres melanda, kita lebih banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan. Terkadang hal itu memang membantu. Tapi kalau pikiran masih terasa penuh, tidak ada salahnya untuk mencoba keluar ke alam dan menikmati suasana yang berbeda. Misalnya duduk santai di taman atau sekadar menghabiskan beberapa menit di tempat yang banyak pepohonannya.
Hal ini bisa membantu kamu menjauh sebentar dari berbagai hal yang memenuhi pikiran. Selain membantu lebih tenang, kamu juga bisa mendapatkan manfaat dari paparan matahari dan udara segar yang kamu hirup.
Editor : Bintang Pradewo