Kamis, 23 Juli 2026
Logo

Jakarta Harus Bebas dari Jukir Liar, Gubernur DKI Perintahkan Satpol PP untuk Bertindak Tegas

Minggu, 27 Jul 2025 | 23:36 WIB
Pejalan kaki melintas di depan imbauan larangan parkir di jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan.
Pejalan kaki melintas di depan imbauan larangan parkir di jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan.

JawaPos.com – Banyak warga Jakarta mengeluh dengan keberadaan juru parkir (jukir) liar. Bahkan, sedang viral di dunia maya, yakni jukir liar di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (BHI) karena meminta tarif Rp 10 ribu kepada pemotor yang baru sebentar memarkirkan motornya.


Terkait hal itu, Gubernur DKI Pramono Anung menyebutkan, sudah memerintahkan jajarannya untuk segera menertibkan dan bertindak tegas. Bahkan, dari laporan satpol PP yang diterimanya saat rapat, oknum jukir liar itu sudah diamankan. ’’Jadi, juru parkir liar yang di Bundaran HI sudah ditangkap. Dalam rapat, kepala Satpol PP secara lengkap melaporkan itu,’’ kata Pramono.

Pasca laporan, masih dalam rapat bersama jajarannya, Pramono menyebutkan, sudah menginstruksikan agar para wali kota di lima wilayah, termasuk bupati Kepulauan Seribu untuk fokus dalam penertiban jukir di wilayahnya masing-masing.

’’Saya sudah menginstruksikan, untuk yang berkaitan dengan ketertiban publik termasuk juru parkir dan sebagainya untuk ditertibkan,’’ imbuhnya.

Selain penertiban itu, Pramono juga berupaya mengatasi jukir itu dengan mengajak warga Jakarta beralih ke transportasi masal. Karena itu, dia berusaha membangun jaringan transportasi di Jakarta, bahkan Bodetabek. Dengan transportasi yang terkoneksi itu, dia yakin, tidak ada lagi jukir karena masyarakat tidak perlu parkir karena sudah menggunakan transportasi umum.

’’Dan mudah-mudahan ini secara signifikan akan mengurangi kemacetan transportasi di Jakarta. Tapi, yang jelas bahwa setelah ini, saya akan lebih untuk mengerjakan seperti yang tadi, penertiban juru parkir, kemudian pedagang UMKM yang tidak tertib,’’ ujarnya. Langkah itu dilakukannya untuk mewujudkan Jakarta yang lebih aman dan rapi.

’’Makanya, kenapa pada waktu di Pasar Santa dengan asosiasi pedagang pasar dan sebagainya, saya sudah mulai memberikan warning bahwa Jakarta harus tetap rapi, tertib,’’ ujarnya.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Artikel Terkait

Gubernur DKI Pramono Anung Ajak Banten Kolaborasi Atasi Persoalan Sampah

Gubernur DKI Pramono Anung Ajak Banten Kolaborasi Atasi Persoalan Sampah

Gubernur DKI Pramono Anung menyebutkan, kolaborasi antardaerah sangat penting untuk mengatasi berbagai persoalan. Khususnya, Jakarta dengan

Pemprov DKI Perluas Layanan Transjabodetabek, Pramono Sebut Bisa Kurangi Kemacetan Lalu Lintas

Pemprov DKI Perluas Layanan Transjabodetabek, Pramono Sebut Bisa Kurangi Kemacetan Lalu Lintas

Kondosi Lalu lintas Jakarta sangat padat. Terlebih, pasca hujan ataupun banjir. Untuk mengatasi kemacetan tersebut, Pemprov DKI terus mening

Pemprov DKI Gratiskan Pengobatan Warga Tertampak Banjir

Pemprov DKI Gratiskan Pengobatan Warga Tertampak Banjir

Gubernur DKI Pramono Anung memastikan seluruh warga yang terdampak banjir mendapatkan layanan kesehatan gratis. Kebijakan tersebut berlaku d

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia