Jumat, 24 Juli 2026
Logo

Pramono Anung Ikut Menyusuri Kali Ciliwung, Pemprov DKI Siap Antisipasi Banjir

Kamis, 31 Jul 2025 | 23:50 WIB
Gubernur DKI Pramono Anung bersama jajarannya meninjau Kali Ciliwung.
Gubernur DKI Pramono Anung bersama jajarannya meninjau Kali Ciliwung.

JawaPos.com – Permukaan tanah yang rendah membuat DKI Jakarta terancam banjir setiap musim penghujan. Untuk mengantisipasi ancaman itu, Gubernur DKI Pramono Anung bersama jajarannya menyusuri Kali Ciliwung Kamis (31/7). Dengan menaiki perahu karet milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI, Pramono memulai susur kali itu dimulai dari Pintu Air Manggarai hingga daerah Dukuh Atas, Jakarta Pusat.


’’Ini (kali, Red) sebenarnya, jantungnya Jakarta ketika terjadi banjir. Karena di sini tempat pengaturan (pintu air),’’ ujarnya.

Memang, air yang melintasi kali di sana akan melewati beberapa pintu. Di antaranya pintu air KPK, Setiabudi, dan Manggarai. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara integrasi agar hasilnya optimal dalam penanganan banjir maupun genangan. ’’Bahkan, ketika terjadi air naik, misalnya di Rasuna Said, pengawasannya ada di sini,” katanya.

Lebih lanjut, Pramono mengakui, ada penyebab banjir yang tidak bisa dihindari. Di antaranya, curah hujan tinggi di Jakarta, banjir kiriman, hingga permukaan air laut naik atau rob sedang terjadi. Oleh karena kondisi itu, Pemprov DKI disebutkannya mempersiapkan sumber daya yang ada untuk mengatasinya. ’’Tentunya, kami tidak mau menyerah dengan kondisi lapangan yang seperti ini,’’ katanya.

Tidak hanya menyiapkan antisipasi banjir, Pramono juga menyiapkan rencana penataan kawasan sungai atau kali yang disusurnya dengan konsep vertikal garden dan bisa dinikmati masyarakat yang ingin menghabiskan akhir pekannya di Jakarta. ’’Kalau kiri-kanannya hijau, pedestrian tertata, dan jembatan bawahnya bersih, akan lebih indah. Kami akan pasang lampu, cat ulang, agar Jakarta jadi lebih colorful,'' imbuhnya.

Pramono juga menyinggung bahwa kawasan itu pernah dirancang sebagai alternatif waterway atau jalur transportasi air sejak era Gubernur Sutiyoso. Namun, kendala teknis seperti panjang jalur dan fluktuasi debit air membuat gagasan itu tidak berlanjut.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Artikel Terkait

Gubernur DKI Pramono Anung Ajak Banten Kolaborasi Atasi Persoalan Sampah

Gubernur DKI Pramono Anung Ajak Banten Kolaborasi Atasi Persoalan Sampah

Gubernur DKI Pramono Anung menyebutkan, kolaborasi antardaerah sangat penting untuk mengatasi berbagai persoalan. Khususnya, Jakarta dengan

Pemprov DKI Perluas Layanan Transjabodetabek, Pramono Sebut Bisa Kurangi Kemacetan Lalu Lintas

Pemprov DKI Perluas Layanan Transjabodetabek, Pramono Sebut Bisa Kurangi Kemacetan Lalu Lintas

Kondosi Lalu lintas Jakarta sangat padat. Terlebih, pasca hujan ataupun banjir. Untuk mengatasi kemacetan tersebut, Pemprov DKI terus mening

Pemprov DKI Gratiskan Pengobatan Warga Tertampak Banjir

Pemprov DKI Gratiskan Pengobatan Warga Tertampak Banjir

Gubernur DKI Pramono Anung memastikan seluruh warga yang terdampak banjir mendapatkan layanan kesehatan gratis. Kebijakan tersebut berlaku d

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia