Selasa, 21 Juli 2026
Logo

Tunjangan Anggota DPRD DKI Ternyata Tinggi! Pramono Anung Tunggu Keputusan Wakil Rakyat

Minggu, 7 Sep 2025 | 21:35 WIB
Anggota DPRD DKI Jakarta  saat mengikuti rapat paripurna.
Anggota DPRD DKI Jakarta saat mengikuti rapat paripurna.

JawaPos.com – Protes masyarakat terhadap tingginya tunjangan DPR hingga DPRD masih terus berlangsung. Tidak terkecuali, di Jakarta. Beberapa mahasiswa bahkan sudah melakukan aksi unjuk rasa ke Gedung DPRD DKI pada Kamis (4/9).


Terkait protes itu, Gubernur DKI Pramono Anung memberikan respons di Balai Kota, Jakarta Pusat, kemarin (7/9). Untuk tindak lanjut, dia mengaku masih menunggu keputusan DPRD DKI.

''Saya menunggu apa yang diputuskan oleh DPRD DKI. Tapi terus terang, saya sudah berkomunikasi dengan DPRD DKI,’’ pungkasnya. 

Sebagai informasi, besaran tunjangan perumahan bagi pimpinan dan anggota DPRD DKI mengacu kepada Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI Nomor 415 Tahun 2022 yang diteken oleh Gubernur DKI Anies Baswedan. Besarannya, Rp 78,8 juta untuk pimpinan DPRD DKI dan Rp 70,4 juta untuk anggota DPRD DKI.

Sebelum Anies menerbitkan aturan itu, tunjangan perumahan DPRD DKI mengacu kepada Pergub DKI Nomor 153 Tahun 2017 tentang Belanja DPRD. Dalam Pasal 16 Pergub itu disebutkan, tunjangan perumahan bagi Pimpinan DPRD sebesar Rp 70 juta dan anggota DPRD sebesar Rp 60 juta. Tunjangan per bulan itu sudah termasuk pajak.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Basri Baco menyatakan, DPRD DKI sepakat melakukan evaluasi terkait tunjangan rumah anggota Dewan. Menurut dia, tidak ada satu pun fraksi DPRD DKI yang menolak tuntutan evaluasi tunjangan tersebut.

’’Terkait tunjangan dan gaji, kami sudah bersepakat semuanya, tidak ada satu pun fraksi yang menolak. Kami siap untuk dievaluasi mengenai tunjangan perumahan, disesuaikan dengan kondisi yang ada sekarang,’’ ujar Baco.

Tidak hanya tuntutan evaluasi tunjangan, Baco juga menyebutkan bahwa DPRD DKI juga akan menindaklanjuti tuntutan mahasiswa untuk evaluasi BUMD. Meski kewenangan ada di Pemprov DKI, sebagai koordinator Komisi B DPRD DKI, yang membidangi pengawasan perekonomian termasuk BUMD, akan merekomendasikan kepada gubernur DKI untuk evaluasi seluruh BUMD.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Artikel Terkait

Gubernur DKI Pramono Anung Ajak Banten Kolaborasi Atasi Persoalan Sampah

Gubernur DKI Pramono Anung Ajak Banten Kolaborasi Atasi Persoalan Sampah

Gubernur DKI Pramono Anung menyebutkan, kolaborasi antardaerah sangat penting untuk mengatasi berbagai persoalan. Khususnya, Jakarta dengan

Pemprov DKI Perluas Layanan Transjabodetabek, Pramono Sebut Bisa Kurangi Kemacetan Lalu Lintas

Pemprov DKI Perluas Layanan Transjabodetabek, Pramono Sebut Bisa Kurangi Kemacetan Lalu Lintas

Kondosi Lalu lintas Jakarta sangat padat. Terlebih, pasca hujan ataupun banjir. Untuk mengatasi kemacetan tersebut, Pemprov DKI terus mening

Pemprov DKI Gratiskan Pengobatan Warga Tertampak Banjir

Pemprov DKI Gratiskan Pengobatan Warga Tertampak Banjir

Gubernur DKI Pramono Anung memastikan seluruh warga yang terdampak banjir mendapatkan layanan kesehatan gratis. Kebijakan tersebut berlaku d

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia