Kamis, 23 Juli 2026
Logo

Kota Tua Akan Jadi Hub dan Ikon Baru, Pramono: Pemprov DKI Bersama Pemerintah Pusat Bentuk Task Force

Minggu, 19 Okt 2025 | 21:36 WIB
Kawasan Kota Tua sudah menjadi destinasi wisata. Bahkan, turis asing pun kerap menjadikan kawasan tersebut sebagai objek wisata saat berkunjung ke Jakarta.
Kawasan Kota Tua sudah menjadi destinasi wisata. Bahkan, turis asing pun kerap menjadikan kawasan tersebut sebagai objek wisata saat berkunjung ke Jakarta.

JawaPos.com – Gubernur DKI Pramono Anung ingin mengembangkan beberapa kawasan sebagai hub baru di Jakarta. Setelah merencanakan Blok M dan Dukuh Atas, Pramono kembali menginginkan Kota Tua juga dikembangkan sebagai hub baru dan juga ikon baru Jakarta.


’’Tahun 2027 adalah 500 tahun Jakarta, 2029 MRT sudah selesai sampai Kota Tua. Sehingga benar-benar daerah ini (Kota Tua) harus siap menjadi tempat baru, hub baru bagi Jakarta,’’ ujar Pramono.

Dengan pengembangan Kawasan Kota Tua sebagai hub baru, Pram ingin menarik banyak turis berkunjung ke sana. Mulai dari turis Eropa Barat, Timur, maupun Asia. Untuk mewujudkan impian itu, politisi PDI Perjuangan itu menyatakan, Pemprov DKI tidak bisa sendirian. Terlebih, di Kawasan Kota Tua itu tidak hanya ada aset Pemprov, tetapi ada juga milik Pemerintah Pusat.

’’Tentunya tidak bim salabim kemudian jadi. Kita rencanakan lebih terstruktur. Tadi kami sudah bersepakat untuk ada task force (satgas, Red) yang terdiri dari pemerintah pusat, pemerintah Jakarta. Nantinya dalam perjalanan pasti akan ada BUMN, BUMD, dan swasta,” jelasnya.

Menurut Pram, task force itu nantinya yang akan mendetailkan tanggung jawab masing-masing. Mulai dari tanggung jawab pemerintah daerah, pemerintah pusat, maupun swasta.

Namun begitu, untuk tahap awal, tahun 2026, Pemprov DKI akan melaksanakan apa yang menjadi tanggung jawabnya. Yakni, perbaikan sarana dan prasarana dasar dari perbaikan jalan, sungai, hingga pedestrian.

Tidak sampai di situ, untuk pengembangan Kawasan Kota Tua itu, Pram juga mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk memindahkan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ke Kawasan Kota Tua tersebut. Tujuannya, agar Kawasan Kota Tua itu, benar-benar menjadi tempat di mana para seniman dan sebagainya bisa berimprovisasi.

’’Kami harapkan betul, daerah cagar budaya yang heritage ini, secara pelan-pelan akan kami sempurnakan sehingga akan naik kelas,” katanya.

Pemindahan IKJ ke Kawasan Kota Tua itu dijelaskannya karena kawasan heritage itu memerlukan banyak talent seniman yang secara langsung bisa berpanggung di sana. Pram meyakini, dengan ruang kreativitasnya menjadi lebih baik, lebih lebar, lebih luas, serta dukungan pemerintah daerah dan pemerintah pusat itu bisa membuat IKJ lebih baik.

’’Tapi yang penting, sebelum IKJ pindah, tempatnya akan kami persiapkan. Dan rencananya, tahun 2027 itu (pembangunan) MRT sampai Kota, sebenarnya sudah bersih di atas, termasuk jalan-jalannya, semuanya akan konsentrasi di bawah,” jelasnya. Dan untuk proyek pekerjaan MRT di bawah tanah sampai Kota itu ditargetkan selesai tahun 2029.

’’Dan kalau itu bisa dilakukan sampai dengan tahun 2027-2029, mudah-mudahan apa yang kami rencanakan itu sesuai dengan apa yang kami harapkan,” tambahnya.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Artikel Terkait

Gubernur DKI Pramono Anung Ajak Banten Kolaborasi Atasi Persoalan Sampah

Gubernur DKI Pramono Anung Ajak Banten Kolaborasi Atasi Persoalan Sampah

Gubernur DKI Pramono Anung menyebutkan, kolaborasi antardaerah sangat penting untuk mengatasi berbagai persoalan. Khususnya, Jakarta dengan

Pemprov DKI Perluas Layanan Transjabodetabek, Pramono Sebut Bisa Kurangi Kemacetan Lalu Lintas

Pemprov DKI Perluas Layanan Transjabodetabek, Pramono Sebut Bisa Kurangi Kemacetan Lalu Lintas

Kondosi Lalu lintas Jakarta sangat padat. Terlebih, pasca hujan ataupun banjir. Untuk mengatasi kemacetan tersebut, Pemprov DKI terus mening

Pemprov DKI Gratiskan Pengobatan Warga Tertampak Banjir

Pemprov DKI Gratiskan Pengobatan Warga Tertampak Banjir

Gubernur DKI Pramono Anung memastikan seluruh warga yang terdampak banjir mendapatkan layanan kesehatan gratis. Kebijakan tersebut berlaku d

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia