Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Setahun Kepemimpinan Farhan–Erwin, DPRD Bandung Beri Sejumlah Catatan

A
Penulis: ARM❯
Satu tahun kepemimpinan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan bersama Wakil Wali Kota Erwin mendapat sejumlah catatan dari DPRD Kota Bandung. (Istimewa)
Satu tahun kepemimpinan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan bersama Wakil Wali Kota Erwin mendapat sejumlah catatan dari DPRD Kota Bandung. (Istimewa)

Advertisement

JawaPos.com – Satu tahun kepemimpinan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan bersama Wakil Wali Kota Erwin mendapat sejumlah catatan dari DPRD Kota Bandung. Meski dinilai memiliki iktikad baik dalam membangun komunikasi dengan berbagai pihak, DPRD menilai hasil pembangunan di tingkat masyarakat bawah belum terlihat secara signifikan.

DPRD menilai, selama tahun pertama kepemimpinan Farhan–Erwin masih berada pada tahap transisi dan penyesuaian ritme kerja birokrasi. Kondisi tersebut membuat sejumlah program pembangunan belum sepenuhnya terasa dampaknya bagi masyarakat.

“Secara umum kami melihat ada iktikad baik dari pasangan Farhan–Erwin untuk membangun komunikasi dengan berbagai stakeholder. Namun satu tahun ini masih dalam tahap penyesuaian ritme kerja birokrasi, sehingga hasilnya belum terlihat secara masif di lapisan masyarakat bawah,” ujar perwakilan DPRD dalam diskusi tersebut.

Selain itu, DPRD juga menekankan pentingnya konsistensi pemerintah kota dalam menjalankan program pembangunan yang telah tertuang dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Menurutnya, seluruh program dan kebijakan harus tetap mengacu pada dokumen perencanaan yang telah disepakati bersama antara eksekutif dan legislatif.

Advertisement

“Kami di DPRD memberikan catatan bahwa realisasi program harus tetap mengacu pada dokumen perencanaan yang sudah disepakati. Jangan sampai pembangunan hanya bersifat seremonial. Target-target makro seperti pengangguran dan kemiskinan harus menjadi kompas utama,” katanya.

Di sisi lain, DPRD juga menyoroti sejumlah sektor yang dinilai masih berjalan lambat pada tahun pertama kepemimpinan Farhan–Erwin. Dua sektor yang mendapat perhatian khusus yakni infrastruktur jalan dan penataan pasar tradisional.

DPRD menilai progres pada dua sektor tersebut belum menunjukkan lompatan signifikan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Sektor infrastruktur jalan dan penataan pasar tradisional kami nilai masih berjalan di tempat. Progresnya belum menunjukkan lompatan signifikan yang bisa membanggakan warga Bandung di tahun pertama ini,” ungkapnya.

Meski demikian, DPRD berharap pada tahun-tahun berikutnya Pemerintah Kota Bandung dapat mempercepat realisasi program pembangunan sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan podcast kami?
WhatsApp
Jawa Pos MetropolitanIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Spotify
Kami Haus GOL KamuBuka Spotify

Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!


Artikel Terkait

Belanja Pegawai Bandung Sudah 29 Persen, DPRD Dorong Produktivitas dan Dongkrak PAD

Belanja Pegawai Bandung Sudah 29 Persen, DPRD Dorong Produktivitas dan Dongkrak PAD

Kebijakan pemerintah pusat yang membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen mulai direspons daerah. Di Kota Bandung, porsi belanja pegawai saat ini tercatat sebesar 29 persen.

Waspadai Cuaca Ekstrem, DPRD Minta Pemkot Bandung Cek Pohon dan Tiang Reklame

Waspadai Cuaca Ekstrem, DPRD Minta Pemkot Bandung Cek Pohon dan Tiang Reklame

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bandung, Rieke Suryaningsih, meminta Pemkot Bandung meningkatkan kewaspadaan, khususnya terkait potensi bahaya dari pohon dan tiang reklame.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer