Rabu, 22 Juli 2026
Logo

Dari Tempat Tawuran Jadi Tempat Sparring, Kolong Flyover Pasar Rebo Kini Punya Ring Tinju

Senin, 11 Mei 2026 | 10:49 WIB
Kolong Flyover Pasar Rebo Kini Punya Ring Tinju. (Dok Pemkot Jaktim)
Kolong Flyover Pasar Rebo Kini Punya Ring Tinju. (Dok Pemkot Jaktim)

JawaPos.com - Kalau biasanya kolong flyover identik dengan tempat gelap, kumuh, dan rawan bikin orang lewat merasa waswas, suasana berbeda justru muncul di Pasar Rebo, Jakarta Timur. Area bawah jalan layang yang dulu sering dikaitkan dengan tawuran kini berubah drastis jadi ruang kreatif untuk anak muda. Bukan cuma ada ring tinju dan samsak latihan, di sini juga berdiri skatepark yang bikin suasana kolong flyover terasa jauh lebih hidup.

Belakangan, penampakan boxing camp di kolong flyover Pasar Rebo ramai berseliweran di media sosial. Banyak warga dibuat kaget karena tempat yang dulunya dikenal sebagai titik rawan sekarang malah dipenuhi aktivitas olahraga. Di bawah flyover itu kini terlihat ring tinju, area latihan, samsak gantung, sampai ruang berkumpul komunitas.

Transformasi ini ternyata bukan sesuatu yang muncul tiba-tiba. Sebelum viral karena arena boxing, kawasan kolong flyover Pasar Rebo sebenarnya sudah lebih dulu ditata menjadi skatepark sejak 2019. Saat itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai menyulap area bawah flyover menjadi ruang publik yang bisa dipakai anak muda untuk beraktivitas positif.

Pembangunan skatepark tersebut dilakukan pada masa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui program penataan ruang kota. Area yang sebelumnya hanya dipenuhi debu dan terlihat semrawut mulai diubah menjadi arena skateboard dengan desain modern. Kehadiran skatepark itu sempat menarik perhatian karena dianggap jadi salah satu ruang alternatif anak muda di Jakarta Timur.

Kini, penataan kawasan itu berlanjut. Tidak hanya skatepark, kolong flyover Pasar Rebo juga dilengkapi arena tinju yang dibangun sebagai upaya mengurangi aksi tawuran remaja. Pemerintah Kota Jakarta Timur ingin mengubah citra kawasan yang selama ini identik dengan konflik menjadi tempat pembinaan olahraga dan kreativitas.

Begitu masuk ke area bawah flyover, suasananya memang terasa berbeda. Dinding-dinding mulai dipercantik, pencahayaan dibuat lebih terang, dan area yang sebelumnya kosong kini dipenuhi aktivitas. Anak-anak muda terlihat datang untuk latihan tinju, bermain skateboard, atau sekadar nongkrong setelah olahraga.

Yang paling mencuri perhatian tentu keberadaan ring tinju lengkap dengan samsak gantung. Arena boxing ini dibuat cukup serius layaknya sasana latihan sungguhan. Tujuannya bukan cuma untuk olahraga biasa, tetapi juga menjadi wadah penyaluran energi anak muda ke arah yang lebih positif.

Daripada energi dihabiskan buat tawuran di jalan, sekarang bisa dipakai buat sparring, latihan fisik, dan membangun disiplin. Tinju dianggap punya nilai pembinaan mental karena mengajarkan fokus, kontrol emosi, dan sportivitas.

Konsep inilah yang membuat banyak warga mendukung perubahan kolong flyover Pasar Rebo. Sebab, masalah tawuran memang sudah cukup lama menjadi perhatian di sejumlah kawasan Jakarta Timur. Ketika ruang kosong dibiarkan tanpa aktivitas, area tersebut sering kali berubah menjadi titik kumpul yang rawan konflik.

Karena itu, pendekatan yang dilakukan sekarang terasa berbeda. Pemerintah tidak hanya membersihkan kawasan, tetapi juga menghadirkan fasilitas yang benar-benar dekat dengan kehidupan anak muda. Ada skatepark untuk komunitas skateboard, ada arena tinju untuk latihan, dan ada ruang terbuka yang bisa dipakai berkegiatan bersama.

Editor : Bintang Pradewo
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Artikel Terkait

Gubernur Pramono Buka Suara Soal Tawuran Maut di Koja

Gubernur Pramono Buka Suara Soal Tawuran Maut di Koja

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmennya untuk terus menekan angka kekerasan jalanan dengan mengalihkan energi para remaja ke kegiatan yang lebih produktif.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia