Minggu, 19 Juli 2026
Logo

Plogging: Olahraga yang Bikin Badan Sehat dan Lingkungan Ikut Bersih 

Senin, 18 Mei 2026 | 14:08 WIB
Plogging merupakan aktivitas olahraga sambil memungut sampah di sekitar jalan, taman, trotoar, atau area publik lainnya. (Istimewa)
Plogging merupakan aktivitas olahraga sambil memungut sampah di sekitar jalan, taman, trotoar, atau area publik lainnya. (Istimewa)

JawaPos.com - Orang-orang sekarang banyak yang mulai sadar pentingnya menjaga lingkungan. Mulai dari bawa tumbler sendiri, pilah sampah, sampai ikut kegiatan bersih-bersih bareng komunitas. Tapi ternyata, peduli lingkungan sekarang juga bisa digabung dengan olahraga. Namanya adalah plogging.

Buat yang baru dengar, plogging merupakan aktivitas olahraga sambil memungut sampah di sekitar jalan, taman, trotoar, atau area publik lainnya. Jadi bukan cuma jogging biasa, tapi sambil membawa kantong sampah dan mengambil sampah yang ditemukan di sepanjang rute olahraga.

Istilah plogging sendiri berasal dari bahasa Swedia, yaitu gabungan kata “plocka upp” yang berarti memungut dan “jogga” yang berarti jogging. Tren ini pertama kali populer di Swedia sekitar tahun 2016 dan dipelopori oleh seorang pelari bernama Erik Ahlstrom.

Awalnya, Erik merasa prihatin melihat jalanan di Stockholm dipenuhi sampah. Ia kemudian mulai memungut sampah setiap kali berlari atau bersepeda. Dari kebiasaan sederhana itu, gerakan plogging akhirnya menyebar ke berbagai negara lewat media sosial dan komunitas olahraga. Saat ini, plogging sudah dilakukan jutaan orang di lebih dari 100 negara.

Menariknya, plogging bukan cuma soal bersih-bersih lingkungan. Aktivitas ini juga punya manfaat kesehatan yang cukup banyak. Karena tubuh tidak hanya berlari, tetapi juga sering membungkuk, jongkok, berjalan cepat, hingga mengangkat sampah, gerakan tubuh jadi lebih aktif dibanding jogging biasa.

Saat melakukan plogging, otot kaki, tangan, punggung, hingga core ikut bekerja lebih banyak. Aktivitas jongkok dan membungkuk juga membuat tubuh seperti melakukan latihan interval ringan. Jadi tanpa sadar, olahraga ini bisa membantu meningkatkan kebugaran tubuh sekaligus membakar kalori lebih maksimal.

Selain manfaat fisik, plogging juga punya efek positif untuk kesehatan mental. Banyak orang merasa lebih senang dan puas setelah melakukan plogging karena merasa telah melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk lingkungan sekitar. Aktivitas di luar ruangan ditambah rasa berkontribusi ternyata bisa membantu mengurangi stres dan memperbaiki mood.

Dari sisi lingkungan, dampaknya tentu tidak main-main. Sampah plastik, bungkus makanan, botol minuman, hingga puntung rokok yang biasanya berserakan di jalan bisa langsung dibersihkan sedikit demi sedikit. Kalau dilakukan banyak orang secara rutin, lingkungan kota bisa jadi jauh lebih bersih.

Plogging juga mengingatkan bahwa menjaga lingkungan sebenarnya bisa dimulai dari hal sederhana. Tidak harus langsung ikut aksi besar atau menunggu acara tertentu. Bahkan saat jogging sore, jalan santai, naik sepeda, atau lari pagi di sekitar rumah pun, seseorang sudah bisa ikut membantu membersihkan lingkungan.

Menariknya lagi, sekarang plogging mulai sering dijadikan kegiatan komunitas. Banyak running club hingga komunitas lingkungan membuat acara lari sambil bersih-bersih karena dianggap lebih seru dan punya tujuan positif. Jadi bukan cuma olahraga buat diri sendiri, tapi juga memberi dampak buat orang lain.

Editor : Bintang Pradewo
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Artikel Terkait

Warga DKI Jakarta Wajib Pilah Sampah dari Rumah: Ini Tips Hemat, Praktis, dan Bisa Menguntungkan

Warga DKI Jakarta Wajib Pilah Sampah dari Rumah: Ini Tips Hemat, Praktis, dan Bisa Menguntungkan

Terdapat cara memilah sampah yang terbilang praktis dan bahkan bisa memanfaatkan sampah lainnya. Berikut adalah beberapa tips memilah sampah dari rumah dengan baik dan praktis.

Jakarta Mulai Gerakan Pilah Sampah, Yuk Buktiin Anak Muda Juga Peduli Lingkungan

Jakarta Mulai Gerakan Pilah Sampah, Yuk Buktiin Anak Muda Juga Peduli Lingkungan

Kebiasaan buang sampah asal campur kayaknya harus mulai ditinggalin. Karena Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi mengeluarkan Ingub Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.

Ikuti Instruksi Prabowo, Pemerintah Kota Depok Resmi Luncurkan Tim Maung ASRI untuk Kebersihan dan Keamanan Kota

Ikuti Instruksi Prabowo, Pemerintah Kota Depok Resmi Luncurkan Tim Maung ASRI untuk Kebersihan dan Keamanan Kota

Tim Maung ASRI bertujuan untuk mengidentifikasi dan menangani persoalan kebersihan dan keamanan di Kota Depok.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia