JawaPos.com - Pecatur Rusia Master FIDE (FM) Alexander Chernyavsky menundukkan Master Internasional (IM) Aditya Bagus Arfan (2418) di babak ketujuh kategori Open JAPFA FIDE Rated Chess Tournament 2024 yang berlangsung di Wisma Serbaguna Senayan, Jakarta, Selasa (19/11).
Di babak delapan yanh berlangsung pada Rabu (20/11), Chernyavsky bakal menantan Master Fide (MF) Satria Duta Cahaya yang memimpin klasemen kategori setelah menundukkan FM Deni Sonjaya.
Raihan satu poin itu mengantar Duta berada di puncak klasemen dengan nilai 6 dari tujuh pertandingan. Sedangkan Chernyavsky berada di posisi kedua dengan nilai 5,5.
Duta harus mewaspadai Chernyavsky yang memiliki elo rating lebih tinggi darinya. Terlabih, lawan memiliki kepercayaan diri tinghi usai menundukkan Aditya.
Duta menegaskan bakal mencoba bermain maksimal saat melawan Chernyavsky. "Chernyavsky tentu perlu diwaspadai karena dia mampu mengalahkan Adit. Dia pasti pemain bagus,” ucap Duta.
Duta juga tak ingin terbebani soal juara di turnamen ini. Sebab, masih ada dua partai yang harus dimenangkan. “Pokoknya main maksimal aja dulu,” sebutnya.
Ya, selain Duta dan Chernyavsky, masih ada pecatur lain yang siap untuk menyodok posisi karena mengoleksi poin 5. Diantaranya Zacky Dhia Ulhaq (2.203), Aditya Bagus Arfan (2.418), IM Arif Abdul Hafiz (2376) dan IM Nayaka Budhidharma (2.276).
Zacky pada babak ketujuh bermain remis melawan Hafiz, sedangkan Nayaka membuat kejutan dengan menundukkan Grand Master (GM) Novendra Priasmoro (2.467). Kekalahan ini membuat Novendra merosot ke kelompok peringkat 5 dengan nilai 4.
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) Kristianus Liem menyebutkan persaingan masih sangat seru.
"Dua babak terakhir nanti akan menjadi penentu untuk juara. Memang Duta kini memiliki peluang lebih besar. Namun dia perlu terus menjaga penampilannya untuk tetap konsisten,” kata
Menurut Kristianus, jika Duta muncul juara maka ini menjadi kejutan besar. Sebab, dia masih muda dan juga dia pada turnamen ini hanya menempati unggulan 9 dan mengalahkan pemilik elo rating yang jauh lebih tinggi darinya.
Kristianus sendiri mengaku sudah memantau Duta karena melihat potensinya yang besar meskioun penampilannya masih naik turun. "Jadi dia perlu menjaga penampilannya agar terus stabil. Inilah saatnya bagi Duta juara karena dia belum pernah juara,” ucap Kristianus.
Editor : Arief Indra Dwisetyadi