Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

Fajar Putranto Terpilih Pimpin Ikatan Alumni STAN Periode 2025-2028

Almushowir • Senin, 8 Desember 2025 | 18:56 WIB
Muhamad Fajar Putranto (dua dari kanan) terpilih sebagai ketum IKANAS STAN periode 2025-2028 dalam kongres dan reuni akbar alumni STAN 2025, Sabtu (6/12).
Muhamad Fajar Putranto (dua dari kanan) terpilih sebagai ketum IKANAS STAN periode 2025-2028 dalam kongres dan reuni akbar alumni STAN 2025, Sabtu (6/12).

JawaPos.com - Ikatan Alumni Nasional Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (IKANAS STAN) resmi menetapkan Muhamad Fajar Putranto SE SH MH sebagai ketua umum periode 2025-2028 dalam kongres dan reuni akbar alumni STAN 2025 yang digelar di Kampus PKN STAN Sektor 5, Bintaro Jaya, Tangerang Selatan, Sabtu (6/12).

Bersama Wakil Ketua Umum Hermin Rachmawati A.Md Ak, pasangan ini maju sebagai calon tunggal dan mendapatkan dukungan penuh dari berbagai angkatan alumni.

Muhamad Fajar Putranto membawa pengalaman kepemimpinan yang luas dan rekam jejak yang mumpuni. Dengan pengalaman 13 tahun sebagai Managing Director TaxPrime perusahaan konsultan dengan lebih dari 200 karyawan, Fajar dikenal sebagai pemimpin yang visioner. Dalam dunia organisasi, beliau aktif sebagai Direktur Eksekutif AP3I dan Ketua Bidang SOKSI, yang menunjukkan kemampuannya dalam koordinasi antar stakeholder dan memahami dinamika organisasi besar.

Sebagai anggota dewan pembina ACEXI, Fajar memiliki pemahaman mendalam tentang ESG dan sustainability yang dapat diterapkan untuk program-program IKANAS secara bertahap. Pengalaman 16 tahun di birokrasi memberikan Fajar pemahaman mendalam tentang sistem keuangan negara, yang sangat relevan dengan mayoritas alumni STAN yang berkarier di sektor publik.

Hermin Rachmawati, wakil ketua umum terpilih, memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di pemerintahan dan organisasi. Beliau memahami tata kelola keuangan negara dan sistem pemerintahan. Pengalamannya dalam mengelola publikasi dan komunikasi organisasi, serta mengelola hubungan stakeholder dan program organisasi, menjadikannya mitra yang sempurna untuk mendukung program-program IKANAS STAN.

Dari Privilege Menuju Kontribusi

Dalam pidato pengukuhannya di hadapan kongres, Fajar Putranto menyampaikan filosofi mendalam tentang tanggung jawab alumni STAN. Beliau menekankan bahwa alumni STAN memiliki privilege yang harus diterjemahkan menjadi kontribusi nyata bagi bangsa.

Grup band Dewa 19 dan Ari Lasso memeriahkan acara kongres dan reuni akbar alumni STAN 2025 yang digelar di Kampus PKN STAN Sektor 5, Bintaro Jaya, Sabtu (6/12).
Grup band Dewa 19 dan Ari Lasso memeriahkan acara kongres dan reuni akbar alumni STAN 2025 yang digelar di Kampus PKN STAN Sektor 5, Bintaro Jaya, Sabtu (6/12).

"Kita, anak-anak STAN, pada dasarnya lebih beruntung dibanding banyak orang lain. Kita masuk melalui seleksi yang ketat, kita ditempa dengan disiplin yang kuat, dan banyak dari kita yang setelah lulus langsung mendapatkan tempat mengabdi. Sementara di luar sana, orang berlomba mencari peluang, mengirim lamaran demi lamaran, memperjuangkan ruang untuk memulai karier," ujar Fajar.

Fajar menjelaskan peran strategis IKANAS STAN sebagai platform untuk mewujudkan kontribusi nyata alumni. "Hari ini, sebagai alumni, baik yang masih aktif sebagai ASN, yang berkarya di sektor swasta, yang menjadi akademisi, pengusaha, maupun yang sudah memasuki purnatugas, kita memikul satu pertanyaan yang sama: Bagaimana cara kita membalas keberuntungan itu? Bagaimana kita memastikan bahwa kelebihan yang kita terima berubah menjadi manfaat nyata bagi institusi, masyarakat, dan bagi bangsa," ungkapnya.

Dengan visi "Sinergi Alumni, Kontribusi Nyata untuk Negeri", kepemimpinan baru ini membawa misi untuk mengonsolidasikan lebih dari 80 ribu alumni yang berkiprah di berbagai sektor, dari pemerintahan, pengusaha, praktisi, hingga akademisi. Kekuatan besar ini menjadi modal bagi IKANAS STAN untuk berkontribusi dalam mewujudkan transformasi digital dan pembangunan berkelanjutan.

"Untuk 100 hari ke depan, kami akan melakukan konsolidasi internal, memperbaiki struktur yang perlu dibenahi dan merekatkan kembali anggota yang berjumlah besar ini, 80 ribu yang aktif sebagai ASN maupun pengusaha. Alumni kita juga memiliki kualifikasi yang tinggi, mostly mengenyam pendidikan S-2 sampai S-3 ke luar negeri. Jadi, kita coba melihat potensi itu," ungkap Fajar.

Sementara itu, Hermin Rachmawati mengukuhkan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan untuk mendorong kemajuan IKANAS STAN sekaligus membantu pemerintah dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi nasional. "Kami akan bekerja sama dengan perguruan tinggi. Mohon dukungan teman-teman dan apabila ada masukan dapat disampaikan," tambah Hermin.

Regenerasi kepemimpinan ini diharapkan membawa IKANAS STAN mengikuti perkembangan zaman dan terus berkontribusi nyata kepada negara. Dengan semangat kolaborasi dan optimisme tinggi, kepemimpinan baru ini siap mengakselerasi program-program yang berdampak positif bagi almamater, alumni, dan bangsa Indonesia. (als/wir)

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
#ikanas stan #Ikatan Alumni Nasional Sekolah Tinggi Akuntansi Negara