Sabtu, 18 Juli 2026
Logo

Pendatang Diminta Tak Datang Tanpa Rencana, DPRD Soroti Ketatnya Persaingan di Bandung

Jumat, 3 Apr 2026 | 09:04 WIB
Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung Iman Lestariyono. (Istimewa)
Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung Iman Lestariyono. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Usai libur Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah, Kota Bandung kembali diprediksi diserbu pendatang baru. DPRD Kota Bandung mengimbau para perantau tidak datang tanpa rencana, di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung, Iman Lestariyono, yang membidangi kesejahteraan rakyat, mengingatkan para pendatang agar memiliki tujuan jelas sebelum memutuskan merantau ke Kota Kembang.

“Yang pertama, pastikan warga dari luar Bandung yang datang sudah punya tujuan yang jelas. Kedua, mereka juga harus siap untuk dilakukan pendataan,” ujarnya.

Mengantisipasi arus balik, Komisi IV DPRD Kota Bandung telah berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung untuk melakukan pendataan terhadap para pendatang.

Pendataan tersebut dilakukan guna mengetahui potensi penambahan jumlah warga yang menetap di Kota Bandung. Terutama bagi mereka yang berencana tinggal dalam jangka waktu cukup lama.

“Kalau memang ada rencana tinggal, minimal harus memiliki KTP sementara agar semuanya terdata dengan jelas,” katanya.

Iman juga mengingatkan bahwa kondisi ekonomi saat ini tengah menghadapi berbagai tantangan. Isu pemutusan hubungan kerja (PHK) hingga terbatasnya lapangan pekerjaan dinilai akan membuat persaingan semakin ketat.

“Pendatang harus siap dengan kondisi ekonomi yang tidak baik-baik saja. Lapangan kerja terbatas, sehingga kompetisinya pasti semakin kuat,” ucapnya.

Menurut dia, sebagai kota jasa, Bandung tidak memiliki sumber daya alam yang bisa diandalkan. Karena itu, kemampuan sumber daya manusia menjadi kunci utama untuk bertahan dan bersaing. “Yang bisa kita jual adalah pelayanan. Dimulai dari sikap santun, someah. Setelah itu ditunjukkan dengan kapasitas, baik soft skill maupun hard skill,” jelasnya.

Editor : Ilham Safutra
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Artikel Terkait

Dua Harimau Mati, DPRD Desak Evaluasi Total Bandung Zoo

Dua Harimau Mati, DPRD Desak Evaluasi Total Bandung Zoo

Pimpinan DPRD Kota Bandung Edwin Senjaya menegaskan, peristiwa matinya dua anak harimau Benggala dilaporkan akibat virus tidak bisa dianggap sebagai insiden biasa.

HIPMI Dinilai Jadi Motor Kemandirian Ekonomi Masyarakat

HIPMI Dinilai Jadi Motor Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi menegaskan peran pengusaha tidak hanya menciptakan peluang usaha, tetapi juga membawa masyarakat menuju kemandirian ekonomi.

Soroti Penataan Aset, Juniar Ridwan Usul Pembentukan Pokja Antar-OPD

Soroti Penataan Aset, Juniar Ridwan Usul Pembentukan Pokja Antar-OPD

Anggota Komisi A DPRD Kota Bandung Juniar Ridwan menyoroti pentingnya peningkatan kinerja aparatur sipil negara (PNS) terutama dalam penanganan perizinan dan penataan aset daerah.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia