Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

Pasar Serpong Direvitalisasi dengan Teknologi, Pemkot Tangsel Pastikan Berjalan secara Prosedural

Muhtamimah • Senin, 4 Agustus 2025 | 11:29 WIB
Pemkot Tangerang Selatan akan segera menata Pasar Serpong, Kota Tangsel.
Pemkot Tangerang Selatan akan segera menata Pasar Serpong, Kota Tangsel.

JawaPos.com – Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) memastikan proses penataan Pasar Serpong berjalan secara prosedural dan melibatkan berbagai pihak terkait. Komunikasi intensif sudah dilakukan dengan camat, lurah, dinas perindustrian dan perdagangan (disperindag), satpol PP, hingga pengelola pasar, yakni PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS).

’’Kami sedang melakukan pemetaan dan pengumpulan informasi agar saat rapat nanti semua pihak bisa memberikan data penting. Langkah penataan pasar ini harus tepat dan tidak sembarangan,’’ ungkap Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan, Minggu (3/8).

Pilar menegaskan, pihaknya tidak ingin pedagang kehilangan tempat berdagang. Solusi yang ditawarkan adalah memindahkan pedagang ke dalam area pasar yang sudah disiapkan. ’’Kalau sudah disediakan tempat yang nyaman dan pedagang masih enggan masuk, maka terpaksa kami lakukan seperti di Pasar Ciputat,’’ tegasnya.

Meskipun ada pro-kontra, semua harus mengikuti aturan yang berlaku demi perbaikan pasar. Karena pasar tradisional di Tangsel akan dibenahi secara bertahap dan yang akan dibenahi dalam waktu dekat adalah Pasar Serpong. Konsep penataan Pasar Serpong juga menitikberatkan pada investasi dan inovasi teknologi. Pilar menyebut, karena pasar dikelola PT PITS, diharapkan ada skema investasi yang mengarah pada pengembangan pasar berbasis digital. ’’Di zaman sekarang, jualan di pasar tidak cukup hanya menunggu pembeli datang. Harus ada usaha agar orang tertarik masuk ke dalam pasar,’’ ujarnya.

Salah satu tantangan pasar tradisional adalah kalah bersaing dengan penjualan online. Banyak pasar yang terlihat sepi karena pedagang tidak mengoptimalkan penjualan secara digital. Karena itu, Pasar Serpong ke depan akan dirancang agar terintegrasi dengan sistem jual beli online. ’’Kami sedang merumuskan konsep aplikasi terpadu bersama PT PITS dan Disperindag agar pedagang bisa lebih mudah menjual dagangannya secara digital,'' tambah Pilar.

Pilar juga memastikan penertiban pedagang di Pasar Serpong akan dimulai tahun ini. Pedagang yang saat ini berjualan di luar area pasar akan direlokasi ke dalam pasar. Namun, banyak tempat di dalam pasar yang masih ada kepemilikannya hingga 2028. Sementara penataan tidak bisa menunggu sampai masa kepemilikan itu habis. ''Kami terus berkoordinasi dengan para pemilik dan menindaklanjuti agar mereka bersedia bekerja sama dengan PT PITS. Supaya pedagang yang di luar pasar mau masuk ke dalam,'' pungkasnya.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
#pemkot tangerang selatan #pasar Serpong