Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan Olahraga

Kualitas Pendidikan Harus Terjaga, Pemkot Bekasi Rumuskan Strategi Baru Atasi Kekurangan Guru

Febry Ferdian • Kamis, 27 November 2025 | 22:05 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto membuka kegiatan hari Guru nasional.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto membuka kegiatan hari Guru nasional.


JawaPos.com – Memanfaatkan momentum Hari Guru Nasional, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan persoalan kekurangan tenaga pendidik menjadi salah satu agenda prioritas pemerintah kota. Dia menyampaikan, pemenuhan kebutuhan guru tidak boleh tertunda karena berdampak langsung pada kualitas pendidikan di sekolah.

“Pendidikan adalah prioritas kami. Pemenuhan kebutuhan guru harus terus dikejar agar kualitas belajar mengajar tetap terjaga,” ujar Tri belum lama ini.

Sebagai langkah awal, Pemkot Bekasi memperluas kolaborasi dengan sejumlah universitas yang memiliki jurusan kependidikan. Skema magang mahasiswa menjadi strategi jangka pendek untuk mengisi kekosongan guru di beberapa sekolah.

“Mereka yang kuliah di jurusan pendidikan bisa magang dan ikut berkontribusi membantu proses belajar di sekolah,” tambah Tri.

Tak hanya fokus pada jumlah tenaga pengajar, pemerintah kota juga menitikberatkan aspek kesejahteraan. Menurut Tri, guru harus mendapatkan dukungan yang memadai agar dapat menjalankan tugas mengajar secara optimal tanpa beban tambahan yang mengganggu.

Selain itu, pemerintah tengah mengkaji kemungkinan penambahan guru paruh waktu pada tahun anggaran mendatang. Evaluasi sedang dilakukan untuk memastikan kebijakan tersebut sesuai dengan kapasitas anggaran daerah dan tetap efektif dalam menjawab kebutuhan di lapangan.

“Kita hitung dengan cermat. Kalau memungkinkan, kita tambah guru tahun depan dengan skema yang tepat,” jelasnya.

Tri juga menyoroti perlunya penataan internal, mulai dari distribusi guru P3K hingga pembenahan sistem tenaga paruh waktu. Dia menilai bahwa perbaikan tata kelola adalah kunci agar manfaat kebijakan langsung dirasakan oleh sekolah dan peserta didik.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi