Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

Kemeriahan Malam Imlek di Boen Tek Bio Tangerang

Ryandi Zahdomo • Selasa, 17 Februari 2026 | 11:23 WIB
Suasana Klenteng Boen Tek Bio Tangerang hadirkan 700 lampion dalam Rayakan Imlek 2026. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
Suasana Klenteng Boen Tek Bio Tangerang hadirkan 700 lampion dalam Rayakan Imlek 2026. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

JawaPos.com – Kemeriahan malam Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili terasa sangat kental di Klenteng Boen Tek Bio, Pasar Lama, Kota Tangerang. Klenteng tertua di Tangerang ini bersolek dengan ratusan lampion dan berbagai pertunjukan seni untuk menyambut ribuan umat.

Ketua Umum Perkumpulan Boen Tek Bio, Dr. Ruby Santamoko, mengungkapkan bahwa persiapan telah dilakukan secara matang sejak dua minggu lalu. Pada perayaan kali ini, terdapat pemandangan berbeda di sudut-sudut klenteng.

"Perbedaannya adalah kita sekarang punya 700-an lebih lampion yang semuanya didanakan oleh umat dengan mengharapkan doa-doa harapan dengan menaruh nama dan doa yang dia tulis," ujar Ruby kepada JawaPos.com di lokasi, Senin (16/2).

Tidak hanya sekadar ritual ibadah, malam Imlek di Boen Tek Bio menjadi ajang unjuk gigi bagi generasi muda. Aula klenteng berubah menjadi panggung yang menampilkan drama, tari, hingga atraksi Liong dan Barongsai.

Ruby menegaskan bahwa keterlibatan anak muda menjadi napas baru bagi perayaan tahun ini.

"Jadi tahun baru ini merupakan kemeriahan buat generasi-generasi muda. Nanti kita bisa lihat di aula ada pertunjukan seni drama, seni tari, Liong, Barongsai dan mungkin ada sebagian nyanyi. Itu semua rata-rata adalah anak-anak dari anak-anak generasi muda di sini. Nah itu lah yang membedakan klenteng kita dengan tahun lalu," jelasnya.

Menariknya, jadwal pertunjukan pun disusun dengan mengedepankan toleransi antarumat beragama di kawasan Pasar Lama. Pertunjukan Barongsai dimulai sekitar pukul 19.30 WIB, tepat setelah waktu salat Isya berakhir.

Selain kemeriahan fisik, Imlek kali ini membawa pesan spiritual yang kuat melalui ritual Fang Shen atau pelepasan makhluk hidup di Kali Cisadane. Ritual ini melambangkan keseimbangan antara langit, bumi, dan manusia.

Memasuki tahun Kuda Api, Ruby optimis bahwa energi besar yang dibawa simbol zodiak ini mampu membawa bangsa Indonesia melewati berbagai tantangan.

"Mudah-mudahan di tahun kuda yang penuh dengan semangat apalagi kuda api energinya tinggi ya kita harus memiliki sama seperti kuda yang energinya harus besar dan karena energinya yang besar itu kita punya semangat yang tinggi sehingga semua tantangan, hambatan, rintangan bisa kita hadapi dengan baik," tuturnya.

Editor : Bintang Pradewo
#boen tek bio #Malam Imlek #tangerang