Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

UI Resmikan Gedung Science Techno Park

Febry Ferdian • Sabtu, 14 Desember 2024 | 01:01 WIB

 

Tampak Luar gedung baru UI.
Tampak Luar gedung baru UI.

JawaPos.com – Universitas Indonesia (UI) meresmikan gedung Science Techno Park (STP) di Kampus UI Depok pada Kamis (12/12). Peresmian dilakukan oleh Plt. Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI Togar M. Simatupang, dan Rektor UI, Heri Hermansyah.

Sebagai salah satu dari empat kawasan sains dan teknologi unggulan di Indonesia, STP UI dirancang untuk menjadi pusat riset dan pengembangan teknologi. Gedung ini akan menjadi katalisator inovasi, mendukung kolaborasi antara akademisi, industri, dan pemerintah, serta mendorong komersialisasi produk hasil riset.  

Prof. Togar menegaskan bahwa STP UI adalah langkah strategis dalam memperkuat ekosistem riset nasional. 

’’Gedung ini dilengkapi dengan fasilitas unggulan, salah satunya untuk menghasilkan prototipe atau purwarupa. Fasilitas ini memungkinkan transfer teknologi dan pengetahuan untuk mendorong daya saing bangsa, sekaligus menjawab kebutuhan sektor-sektor strategis di Indonesia,’’ ungkapnya.

Sementara itu, Rektor UI, Prof Heri Hermansyah menyebutkan, pembangunan STP UI didasarkan pada nilai-nilai strategis universitas untuk lima tahun ke depan, yaitu kewirausahaan, riset dan inovasi berdampak, serta daya saing global. 

’’STP UI menjadi pusat layanan bagi peneliti dan industri untuk menghasilkan prototipe dari riset mereka. Inovasi ini harus memiliki dampak nyata dan memberikan manfaat bagi pembangunan Indonesia,’’ katanya.  

Gedung STP UI dibangun dengan pendanaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) senilai Rp224,8 miliar. Hingga akhir kuartal IV 2024, serapan anggaran telah mencapai 87 persen. Fasilitas di gedung ini meliputi teaching factory untuk berbagai bidang, seperti alat kesehatan, biomedis, energi terbarukan, hingga pengembangan produk pangan.  

Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi UI, Nurtami, menjelaskan bahwa keberadaan STP UI mempertegas komitmen universitas dalam mendukung inovasi nasional. ’’Gedung ini adalah bukti nyata komitmen dan sinergi dukungan nasional dan internasional dalam membangun ekosistem inovasi di Indonesia,’’ jelasnya.  

STP UI juga diharapkan menjadi inkubator startup berbasis teknologi hasil riset UI, memperkuat daya saing nasional, dan mencetak sumber daya manusia unggul melalui pelatihan dan mentoring. Dengan fasilitas mutakhir dan dukungan kolaborasi berbagai pihak, STP UI siap menjadi pusat inovasi yang tidak hanya mengedepankan pengembangan teknologi, tetapi juga keberlanjutan dan dampak global.  

Acara peresmian turut dihadiri oleh pejabat Kemdiktisaintek, termasuk Plt. Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan, Fauzan Adziman, Ph.D.; Direktur Riset, Teknologi, dan Pengabdian Masyarakat, Prof. Dr. Ir. M. Faiz Syuaib, M.Agr.; serta sejumlah pimpinan dan sivitas akademika UI.

Sebagai salah satu dari empat kawasan sains dan teknologi unggulan di Indonesia, STP UI dirancang untuk menjadi pusat riset dan pengembangan teknologi. Gedung ini akan menjadi katalisator inovasi, mendukung kolaborasi antara akademisi, industri, dan pemerintah, serta mendorong komersialisasi produk hasil riset.  

Prof. Togar menegaskan bahwa STP UI adalah langkah strategis dalam memperkuat ekosistem riset nasional. 

’’Gedung ini dilengkapi dengan fasilitas unggulan, salah satunya untuk menghasilkan prototipe atau purwarupa. Fasilitas ini memungkinkan transfer teknologi dan pengetahuan untuk mendorong daya saing bangsa, sekaligus menjawab kebutuhan sektor-sektor strategis di Indonesia,’’ ungkapnya.

Sementara itu, Rektor UI, Prof Heri Hermansyah menyebutkan, pembangunan STP UI didasarkan pada nilai-nilai strategis universitas untuk lima tahun ke depan, yaitu kewirausahaan, riset dan inovasi berdampak, serta daya saing global. 

’’STP UI menjadi pusat layanan bagi peneliti dan industri untuk menghasilkan prototipe dari riset mereka. Inovasi ini harus memiliki dampak nyata dan memberikan manfaat bagi pembangunan Indonesia,’’ katanya.  

Gedung STP UI dibangun dengan pendanaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) senilai Rp224,8 miliar. Hingga akhir kuartal IV 2024, serapan anggaran telah mencapai 87 persen. Fasilitas di gedung ini meliputi teaching factory untuk berbagai bidang, seperti alat kesehatan, biomedis, energi terbarukan, hingga pengembangan produk pangan.  

Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi UI, Nurtami, menjelaskan bahwa keberadaan STP UI mempertegas komitmen universitas dalam mendukung inovasi nasional. ’’Gedung ini adalah bukti nyata komitmen dan sinergi dukungan nasional dan internasional dalam membangun ekosistem inovasi di Indonesia,’’ jelasnya.  

STP UI juga diharapkan menjadi inkubator startup berbasis teknologi hasil riset UI, memperkuat daya saing nasional, dan mencetak sumber daya manusia unggul melalui pelatihan dan mentoring. Dengan fasilitas mutakhir dan dukungan kolaborasi berbagai pihak, STP UI siap menjadi pusat inovasi yang tidak hanya mengedepankan pengembangan teknologi, tetapi juga keberlanjutan dan dampak global.  

Acara peresmian turut dihadiri oleh pejabat Kemdiktisaintek, termasuk Plt. Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan, Fauzan Adziman, Ph.D.; Direktur Riset, Teknologi, dan Pengabdian Masyarakat, Prof. Dr. Ir. M. Faiz Syuaib, M.Agr.; serta sejumlah pimpinan dan sivitas akademika UI.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
#Universitas Indonesia (UI)