Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

BMKG Imbau Warga Jakarta Waspada Cuaca Panas, Ini Reaksi Gubernur Pramono!

Masria Pane • Rabu, 15 Oktober 2025 | 19:43 WIB

Pejalan kaki menggunakan jaket untuk melindungi dari panas di sekitar Bundaran HI, Jakarta Pusat.
Pejalan kaki menggunakan jaket untuk melindungi dari panas di sekitar Bundaran HI, Jakarta Pusat.

JawaPos.com
– Beberapa hari terakhir, cuaca panas terjadi di Jabodetabek. BMKG juga sudah menyampaikan bahwa saat ini wilayah Jakarta dan sebagian besar wilayah Indonesia sedang mengalami kondisi yang cukup panas pada siang hari dan mengurangi aktivitas luar ruang.

Atas kondisi itu, Gubernur DKI Pramono Anung membantah adanya cuaca panas tersebut. Dia menyebutkan, kondisi cuaca di Jakarta masih normal.

''Jakarta sampai hari ini tidak seperti yang dilaporkan, akan mengalami udara panas. Karena udara di Jakarta sekarang ini masih terpantau normal,'' terangnya.

Politisi PDI Perjuangan itu bahkan mengaku sudah berkoordinasi dengan BMKG. Dari BMKG dia mendapatkan informasi terbaru. ''BMKG menyampaikan bahkan dua, tiga, empat hari ke depan ini Jakarta curah hujannya adalah medium, menengah. Sehingga dengan demikian, mudah-mudahan Jakarta tidak ada hawa panas. Yang penting Jakarta bahagia, hatinya enggak panas lah gitu,''katanya.

Terkait adanya imbauan BMKG untuk mengurangi aktivitas fisik di luar ruang, Pramono menyebutkan, itu menjadi catatan bagi Pemprov DKI.

''Kalau Pemprov DKI sebenarnya, hampir, aktivitasnya nggak terganggu, tetap saja seperti biasa. Tetapi, tentunya, apa yang menjadi peringatan BMKG, menjadi catatan kami,'' jelasnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Mohamad Yohan menuturkan, berdasarkan informasi dari BMKG, saat ini wilayah Jakarta dan sebagian besar Indonesia sedang mengalami kondisi suhu udara yang cukup panas pada siang hari. 

"Informasinya, hal ini disebabkan oleh posisi semu matahari yang sedang berada di sekitar wilayah Indonesia bagian selatan, termasuk Jakarta. Sehingga intensitas penyinaran matahari lebih tinggi dari biasanya,'' jelasnya.

Selain itu, kondisi atmosfer yang cenderung cerah berawan turut membuat radiasi matahari langsung terasa di permukaan. ''BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan menjaga kondisi tubuh saat beraktivitas di luar ruangan,'' katanya.

Selain itu dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk memastikan beberapa hal sebagai antisipasi cuaca panas. Di antaranya, membatasi aktivitas fisik berat di bawah sinar matahari langsung. Utamanya, pada pukul 10.00–16.00.

Kedua, menggunakan pelindung diri seperti topi, payung, atau pakaian yang menutup tubuh saat berada di luar ruangan. Ketiga, meningkatkan asupan air putih untuk mencegah dehidrasi. Dan terakhir, tidak membakar sampah sembarangan.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
#bmkg #Gubernur DKI Pramono Anung