JawaPos.com – Pengurus Vihara Amurva Bhumi, Jakarta Selatan, memprediksi keramaian perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili akan berlangsung hingga Cap Go Meh atau sekitar dua pekan setelah Hari Raya Imlek.
“Perkiraan keramaian sampai dua minggu atau Cap Go Meh,” kata salah satu pengurus atau biokong Vihara Amurva Bhumi, Zaini Arifin kepada wartawan saat ditemui di Jakarta, Selasa (17/2).
Zaini menjelaskan, pihak vihara telah melakukan berbagai persiapan menjelang Imlek, mulai dari memandikan patung dewa (rupang) hingga membersihkan area vihara.
Rangkaian kegiatan yang digelar meliputi kebaktian, prosesi ibadah, serta sembahyang. Selama perayaan Imlek, vihara dibuka selama 24 jam untuk melayani umat yang ingin beribadah.
“Buka 24 jam. Sampai nanti sore enggak ada kebaktian lagi, tinggal sembahyang saja,” ujarnya.
Kapasitas Bisa Capai 80.000 Orang
Terkait jumlah pengunjung, pihak pengelola mengaku tidak dapat memastikan angka pasti lantaran umat datang dan pergi secara bergantian. Namun, kapasitas vihara disebut dapat mencapai hingga 80.000 orang pada momen tertentu.
“Kapasitas bisa mencapai 80.000 orang kalau ada hari kebaktian dan ulang tahun vihara saat bulan kedelapan tahun China,” kata Zaini.
Sementara itu, Polres Metro Jakarta Selatan melakukan penjagaan di dua vihara selama perayaan Tahun Baru Imlek untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman dan kondusif.
Dua lokasi yang menjadi fokus pengamanan yakni Vihara Bio Hok Tek Tjen Sin dan Vihara Amurva Bhumi di Setiabudi.
Pengamanan dilakukan secara sinergi dengan melibatkan unsur TNI, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), serta instansi terkait lainnya.
Personel gabungan ditempatkan untuk melakukan pengamanan terbuka dan tertutup, pengaturan arus lalu lintas, sterilisasi area ibadah, hingga patroli dialogis guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kolaborasi lintas sektor ini menjadi wujud komitmen bersama dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat yang merayakan Imlek 2577 Kongzili di Jakarta.
Editor : Edy Pramana