JawaPos.com - Puasa membawa banyak manfaat bagi fisik dan mental, termasuk kesehatan otak. Namun, tak sedikit orang merasa susah fokus saat menjalani ibadah puasa. Fenomena ini biasanya terjadi karena tubuh tidak mendapatkan asupan nutrisi dan cairan secara optimal. Simak empat faktor utama yang memengaruhi fokus saat berpuasa beserta solusinya.
1. Penurunan Gula Darah
Salah satu penyebab utama turunnya konsentrasi adalah penurunan gula darah. Otak membutuhkan glukosa sebagai sumber energi utama, sehingga saat gula darah rendah, pikiran mudah lelah dan sulit fokus. Untuk mengatasinya, pilih sahur dengan karbohidrat kompleks seperti oatmeal, nasi merah, atau roti gandum.
Baca Juga: Mudik Lebaran Jakarta–Semarang 2026: Lebih Hemat Naik Pesawat, Kereta, atau Mobil Pribadi?
Selain karbohidrat, tubuh juga membutuhkan protein agar energi dilepaskan secara stabil. Telur, ayam, atau tahu dan tempe dapat membantu menahan rasa lapar lebih lama. Hindari makanan manis berlebihan karena dapat menyebabkan gula darah naik turun dengan cepat.
2. Kurangnya Waktu Istirahat
Kurang tidur juga berkontribusi pada penurunan fokus. Banyak orang yang bangun sahur atau menjalankan ibadah malam sehingga jam tidur malam berkurang. Tidur yang tidak cukup membuat otak kesulitan “reset” dan mengolah informasi dengan optimal.
Untuk mengatasi hal ini, upayakan tidur total 6–8 jam setiap malam. Jika memungkinkan, lakukan power nap selama 15–20 menit di siang hari. Konsistensi jam tidur juga penting agar ritme tubuh tetap seimbang selama puasa.
3. Dehidrasi
Baca Juga: Mudik Lebaran 2026 Makin Dekat, Ini Perkiraan Tarif Tol Jakarta–Yogyakarta
Dehidrasi ringan menjadi penyebab berikutnya menurunnya konsentrasi. Kekurangan cairan membuat tubuh lemas dan pikiran melambat, sehingga fokus sulit terjaga. Solusinya, penuhi kebutuhan air putih 2–3 liter sehari, dibagi antara waktu berbuka dan sahur.
Selain air, konsumsi buah dan sayur yang kaya air seperti semangka, melon, dan timun dapat membantu menjaga hidrasi. Hindari minuman berkafein berlebihan karena sifatnya diuretik. Dengan cairan cukup, tubuh dan otak tetap bertenaga sepanjang hari.
4. Pola Makan Tidak Seimbang
Pola makan yang tidak seimbang juga membuat konsentrasi menurun. Berbuka dengan makanan tinggi lemak atau manis bisa membuat perut cepat kenyang, tapi energi cepat habis. Cara terbaik adalah berbuka bertahap: kurma dan air putih terlebih dahulu, baru makanan utama bergizi.
Pastikan menu berbuka mengandung karbohidrat kompleks, protein, sayur, dan buah. Hindari gorengan berlebihan atau makanan tinggi gula agar energi bertahan lama. Dengan pola makan yang tepat, tubuh tetap segar dan otak fokus meski berpuasa.
Dengan pola makan seimbang, tidur cukup, dan hidrasi terjaga, puasa bukan penghalang produktivitas, melainkan momentum untuk hidup lebih sehat dan fokus.