Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

DPRD Soroti Kebijakan Bapenda Bandung, Banyak Warga Mau Bayar Pajak tapi Belum Paham

ARM • Sabtu, 7 Maret 2026 | 10:42 WIB
Anggota DPRD Kota Bandung, Sherly Theresia, A.Md.Keb., S.ST., M.A.R.S., MM menyoroti kinerja Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) yang terus berupaya meningkatkan kepatuhan wajib pajak melalui sejumlah kebijakan insentif. (Dok Humas DPRD Bandung)
Anggota DPRD Kota Bandung, Sherly Theresia, A.Md.Keb., S.ST., M.A.R.S., MM menyoroti kinerja Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) yang terus berupaya meningkatkan kepatuhan wajib pajak melalui sejumlah kebijakan insentif. (Dok Humas DPRD Bandung)

JawaPos.com – Anggota DPRD Kota Bandung, Sherly Theresia, A.Md.Keb., S.ST., M.A.R.S., MM menyoroti kinerja Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) yang terus berupaya meningkatkan kepatuhan wajib pajak melalui sejumlah kebijakan insentif.

Salah satunya, pemberian diskon Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang mulai berlaku. Diskon diberikan sebesar 10 persen, yang akan berakhir pada Juni 2026 mendatang, serta pembebasan sanksi administrasi berupa denda tunggakan hingga akhir tahun.

Sherly menyebut kebijakan tersebut menjadi langkah strategis untuk menekan tunggakan pajak dan mempercepat penagihan piutang daerah.

“Ini salah satu bentuk upaya meningkatkan kepatuhan pajak sekaligus mengurangi tunggakan. Harapannya, piutang pajak yang selama ini belum tertagih bisa segera masuk ke kas daerah,” ujar Sherly.

Baca Juga: Ngabuburit di Sarinah, Destinasi Ikonik Jakarta yang Kembali Ramai Saat Ramadhan

Menurutnya, persoalan pajak tidak semata-mata soal kemauan membayar, tetapi juga soal pemahaman masyarakat. Ia menilai sosialisasi sistem perpajakan harus terus digencarkan agar warga memahami kewajiban dan tata cara pembayaran pajak secara benar.

“Masih ada masyarakat yang sebenarnya ingin bayar pajak, tetapi belum sepenuhnya paham. Apalagi sekarang sudah ada sistem coretax. Ini perlu sosialisasi yang masif agar warga mengerti dan tidak kebingungan,” katanya.

Sherly juga menyoroti potensi yang masih bisa ditingkatkan salah satunya pada sektor pajak kendaraan dan parkir yang dinilai masih perlu pembenahan. Meski secara umum penerimaan pajak daerah tergolong stabil, ia mengakui ada beberapa sektor yang realisasinya masih di bawah target.

Baca Juga: BSD Secret Zoo: Kebun Binatang Modern dengan Konsep Urban Safari Ditargetkan Buka Akhir Tahun 2026

“Sebagian mungkin karena sistem yang belum tersosialisasi dengan baik. Maka sosialisasi harus lebih gencar supaya masyarakat paham. Selama ini ada yang niat bayar, tapi terkendala sistem yang dianggap sulit. Ada juga yang paham, tapi memang kondisi keuangannya belum memungkinkan,” jelasnya.

Ia menegaskan, persoalan pajak merupakan isu yang kompleks dan membutuhkan pendekatan komprehensif, baik dari sisi regulasi, sistem, maupun edukasi kepada masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan kepatuhan pajak di Kota Bandung semakin meningkat dan mendukung pembiayaan pembangunan daerah.

Editor : Bintang Pradewo
#bapenda bandung #pajak #dprd bandung