Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

Siapkan Infrastruktur Antisipasi Banjir Rob, DPRD Dorong Pemprov DKI Tingkatkan Kesigapan

Yogi Wahyu Priyono • Selasa, 5 Agustus 2025 | 13:30 WIB
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Bun Joi Phiau memberi keterangan terkait antisipasi penanganan banjir di Jakarta.
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Bun Joi Phiau memberi keterangan terkait antisipasi penanganan banjir di Jakarta.

JawaPos.com – DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov DKI meningkatkan kesiapsiagaan, terutama dengan menyiapkan infrastruktur pengendali banjir seperti pompa air. Hal itu perlu dilakukan setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan potensi banjir rob yang diperkirakan terjadi hingga 9 Agustus 2025 di sejumlah wilayah pesisir Jakarta.

Kawasan yang berpotensi terdampak antara lain Kamal Muara, Kapuk Muara, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Tanjung Priok, Kalibaru, Muara Angke, dan Penjaringan. ’’Pompa-pompa air ini harus disiapkan untuk menghadapi banjir rob yang mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan. Jangan sampai ada yang kecolongan, terutama di titik-titik rawan,’’ Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Bun Joi Phiau, Senin (4/8).

Bun juga menekankan pentingnya koordinasi antara Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam mitigasi dampak banjir rob. Menurut dia, kesiapan infrastruktur fisik dan personel sangat menentukan dalam merespons bencana secara cepat dan efektif. ’’Di lapangan, baik sarana maupun SDM-nya harus siap menghadapi berbagai kemungkinan,’’ ujarnya. 

Tak hanya kepada pemerintah, Bun juga mengimbau warga pesisir agar ikut bersiap menghadapi potensi banjir rob. Langkah-langkah yang bisa dilakukan antara lain memasang kantong pasir serta menyiapkan barang-barang berharga untuk dievakuasi bila diperlukan. ’’Warga harus siap melindungi diri dan lingkungannya. Saya sarankan untuk menyiapkan kantong pasir untuk menghalau air, dan mengamankan barang-barang penting agar mudah dibawa jika harus evakuasi,’’ ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar warga mewaspadai instalasi listrik di sekitar rumah guna mencegah korsleting yang bisa memicu kebakaran. ’’Dalam situasi banjir seperti ini, pastikan kabel-kabel dan instalasi listrik tidak tergenang air. Ini penting untuk mencegah kebakaran yang bisa memperparah bencana,’’ paparnya. 

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
#dprd dki jakarta #Anggota Komisi D