Jumat, 24 Juli 2026
Logo

Pemkot Jaktim Tutup Akses Jalur Pinggir Rel Cegah Tawuran di Pondok Kopi

Jumat, 24 Jul 2026 | 13:59 WIB
Akses pagar atau tembok pembatas jalur rel kereta api di Stasiun Klender Baru, Jakarta Timur, Jumat (24/7/2026). (ANTARA/HO-Pemerintah Kota Jakarta Timur)
Akses pagar atau tembok pembatas jalur rel kereta api di Stasiun Klender Baru, Jakarta Timur, Jumat (24/7/2026). (ANTARA/HO-Pemerintah Kota Jakarta Timur)

JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) menutup akses pagar atau tembok pembatas jalur rel kereta api yang selama ini rusak dan menjadi jalur keluar masuk pelaku tawuran.

"Untuk sementara, dilakukan penutupan sebagai langkah pencegahan, sembari berkoordinasi dengan pihak terkait, yaitu PT KAI (Kereta Api Indonesia) agar dilakukan perbaikan secara permanen," kata Lurah Pondok Kopi Sandy Adamsyah di Jakarta, Jumat (24/7).

Dia pun mengaku pihaknya bersama Bhabinkamtibmas, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), dan TNI/Polri telah meninjau lokasi pagar yang rusak.

Menurut dia, akses melalui pagar rel kereta api yang rusak itu menjadi salah satu faktor yang memudahkan pelaku memasuki lokasi tawuran.

Terlebih, tawuran yang terjadi di Jalan I Gusti Ngurah Rai beberapa waktu lalu itu melibatkan warga Kelurahan Pulogebang dan l Penggilingan, serta Kecamatan Cakung dengan warga Kelurahan Bintara, Kota Bekasi.

"Kami terus memperkuat langkah pencegahan tawuran di wilayah atau sepanjang Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit ini," ujar Sandy.

Selain itu, pihak kelurahan juga telah berkoordinasi dengan Kepala Stasiun Klender Baru, dan segera mengajukan surat kepada Direktorat Jenderal Perkeretaapian agar dilakukan perbaikan permanen pada pagar pembatas di sepanjang jalur rel wilayah Pondok Kopi.

Tak hanya penutupan akses, Pemerintah Kelurahan Pondok Kopi juga segera membentuk posko pemantauan terpadu di titik rawan tawuran.

Posko tersebut melibatkan unsur pemerintah, aparat keamanan, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat untuk melakukan pengawasan secara bergiliran.

"Kami juga mengajak seluruh unsur di wilayah Pondok Kopi untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Nantinya, dibuat jadwal piket guna memantau wilayah yang rawan terjadi tawuran," tutur Sandy.

Editor : Bintang Pradewo
Bagikan:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp dan dan podcast kami?
Jawa Pos Metropolitan
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Kami Haus GOL Kamu
Dari ruang redaksi ke telinga kamu, inilah Jawa Pos Podcast! Obrolan santai tapi bermakna soal isu terkini, olahraga, hiburan dan kehidupan sehari-hari. Karena setiap cerita layak untuk dibicarakan!

Artikel Terkait

Gubernur Pramono Buka Suara Soal Tawuran Maut di Koja

Gubernur Pramono Buka Suara Soal Tawuran Maut di Koja

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmennya untuk terus menekan angka kekerasan jalanan dengan mengalihkan energi para remaja ke kegiatan yang lebih produktif.

Dari Tempat Tawuran Jadi Tempat Sparring, Kolong Flyover Pasar Rebo Kini Punya Ring Tinju

Dari Tempat Tawuran Jadi Tempat Sparring, Kolong Flyover Pasar Rebo Kini Punya Ring Tinju

Transformasi ini ternyata bukan sesuatu yang muncul tiba-tiba. Sebelum viral karena arena boxing, kawasan kolong flyover Pasar Rebo sebenarnya sudah lebih dulu ditata menjadi skatepark sejak 2019.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Dapatkan Informasi Lebih BanyakIkuti Saluran Whatsapp
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Digitalhttps://digital.jawapos.com/newspaper/51313
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia