Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

Tangani Banjir, Pemkot Tangsel Bangun 30 Rumah Pompa

Muhtamimah • Selasa, 9 Desember 2025 | 08:08 WIB
Kepala Dinas SDABMBK Tangsel Robbi Cahyadi.
Kepala Dinas SDABMBK Tangsel Robbi Cahyadi.

JawaPos.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) terus mempercepat pembangunan berbagai infrastruktur strategis sepanjang 2025. Fokusnya mencakup peningkatan kualitas jalan, penguatan sistem pengendalian banjir, hingga penataan pedestrian di sejumlah kawasan.

Kepala Dinas SDABMBK Tangsel Robbi Cahyadi menyampaikan bahwa percepatan ini ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat. Salah satu proyek yang kini dikebut adalah pelebaran Jalan Rawa Buntu, Serpong, yang selama ini menjadi titik kemacetan.

’’Pada tahun ini, proyek peningkatan infrastruktur jalan mengalami percepatan melalui preservasi menggunakan hotmix dan rigid beton. Pelebaran Jalan Rawa Buntu menjadi prioritas untuk mengurai kemacetan," kata Robbi, Senin (8/12).

Robbi menjelaskan, peningkatan jalan dilakukan tidak hanya untuk memperbaiki permukaan, tetapi juga memperpanjang umur layanan perkerasan dan meningkatkan ketahanannya terhadap beban lalu lintas. Di sektor pengendalian banjir, Pemkot menargetkan pembangunan 30 rumah pompa, penambahan long storage, serta pembangunan turap dan rehabilitasi sejumlah pintu air. Sebanyak 200 personel Tim Operasional Satgas Banjir juga disiagakan, dilengkapi long arm, excavator amphibi, pompa portable, dan beronjong.

Selain itu, Pemkot Tangsel juga membangun jalur pedestrian di 10 ruas jalan, di antaranya kawasan Graha Raya Bintaro, Melati Mas, dan Pamulang Permai. Revitalisasi pedestrian turut dilakukan di Jalan Ciater Raya. Upaya penanganan banjir juga difokuskan di 38 titik rawan sepanjang aliran anak Kali Angke, termasuk Kali Cibenda Hilir, Kali Ciputat, dan Kali Ciater Hilir.

Robbi mengajak masyarakat untuk terlibat menjaga lingkungan demi keberhasilan program tersebut. "Kami mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar aliran sungai, untuk tidak membuang sampah sembarangan serta menghindari pelanggaran bangunan di sempadan sungai. Infrastruktur dibangun pemerintah, tetapi keberhasilannya sangat bergantung pada kesadaran bersama," pungkasnya.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
#Pemerintah Kota Tangerang Selatan