Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

Posisi sebagai Bancassurance Terbaik di Indonesia, Laba BRI Life Naik 42%

Arief Indra Dwisetyadi • Kamis, 15 Mei 2025 | 21:04 WIB
Direktur Utama BRI Life Aris Hartanto (kiri) saat mengikuti RUPS.
Direktur Utama BRI Life Aris Hartanto (kiri) saat mengikuti RUPS.

JawaPos.com – Laporan keuangan audited untuk tahun buku 2024 pada tanggal 30 April 2025 telah disahkan PT Asuransi BRI Life (BRI Life). Sepanjang tahun 2024, total pendapatan BRI Life mencatat pertumbuhan 6,6%, yakni sebesar Rp 9,8 triliun dibandingkan tahun sebelumnya Rp 9,2 triliun. Itu seiring meningkatnya premi bruto sebesar 14,1% atau senilai Rp 8,9 triliun YoY, dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp 7,8 triliun.

Direktur Utama BRI Life Aris Hartanto mengatakan, kinerja positif BRI Life ditunjukkan dari total annualized premium equivalent (APE) tumbuh sebesar 11,2% secara tahunan menjadi Rp 3,4 triliun. Total APE pada tahun 2024 didominasi oleh pertumbuhan bisnis bancassurance dengan BRI. Pertumbuhan tersebut seiring dengan improvement serta digitalisasi yang diterapkan antara BRI Life dengan para pemegang saham yaitu BRI dan FWD (sebagai strategic partner BRI).

’’Improvement dan digitalisasi di BRI Life didorong dalam rangka penyesuaian produk dan layanan sesuai dengan kebutuhan nasabah sehingga dapat menjadi kunci keberhasilan BRI Life yang tumbuh berkesinambungan,’’ ujar Aris.

Sebagai bentuk komitmen BRI Life kepada nasabah dalam memberikan perlindungan yang maksimal, pembayaran klaim dan manfaat bruto di tahun 2024 meningkat 8,4% menjadi Rp 6,0 triliun (YoY), dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 5,6 triliun. Klaim tersebut terutama berasal dari klaim kematian sebesar Rp 2,4 triliun dan klaim surrender sebesar Rp 1,5 triliun.

Adapun terkait kualitas kecepatan layanan klaim pada tahun 2024, service level agreement (SLA) meningkat dari yang sebelumnya rata-rata 6 hari kerja dengan SLA 98,6% menjadi 4 hari kerja dengan SLA 99,2 %. Untuk digitalisasi di sektor layanan klaim yang kami miliki, yakni MoKlaim, telah meningkatkan efektivitas layanan klaim BRI Life, khususnya di digital adoption dari 54% di tahun 2023  menjadi 98,4% di tahun 2024.

Seiring dengan kondisi makroekonomi dan pasar investasi tahun 2024 dimana IHSG memiliki kinerja yang lebih rendah dibandingkan dengan 2023 atau terkontraksi 2,65%. Hasil Investasi di 2024 mengalami kontraksi sebesar 14,3% YoY dari Rp1,2 triliun menjadi Rp1,0 triliun. Penurunan ini juga terjadi di industri asuransi jiwa yang terkontraksi lebih dalam sebesar 24,8%. Berkaitan dengan hal tersebut, BRI Life telah memitigasi risiko dengan melakukan pengelolaan investasi secara prudent dengan mayoritas penempatan investasi di surat utang negara dan obligasi korporasi dengan rating minimal grade single A.

’’Kinerja perseroan yang cemerlang pada tahun 2024 dapat menjadi fondasi yang kokoh untuk pijakan di tahun 2025, kami optimistis bahwa tahun 2025 dengan tema Organizational Capacity and People Capability akan menjadi milestone perseroan guna mencapai aspirasi sebagai most valuable life insurance and champion of life insurance inclusiveness di tahun 2029,’’ ujarnya.

 Dalam beberapa tahun terakhir, BRI Life telah melakukan kerja sama dengan internal BRI Group seperti Bank Raya dan BRI Finance untuk kerja sama pemasaran produk asuransi. Selain itu, BRI Life juga melakukan covering layanan kesehatan karyawan BRI dan perusahaan anak BRI lainnya.

Pada tahun 2024 BRI Life kembali mengoptimalkan sinergi dengan Perusahaan Anak BRI yaitu PT Permodalan Nasional Madani (PNM) guna memberikan proteksi kepada nasabah ultra mikro khususnya anggota PNM Mekaar. BRI Life juga melakukan beberapa serangkaian kegiatan seperti, kegiatan literasi dan inklusi finansial di sejumlah titik wilayah, diantaranya; Banyuwangi, Cirebon, Bandung, Pati, dan Jogjakarta. 

Dalam sinergi tersebut, BRI Life menyampaikan materi literasi finansial dan literasi asuransi yang komprehensif, di mana para peserta diberikan wawasan mengenai manfaat asuransi jiwa sebagai langkah antisipasi terhadap risiko kesehatan, yang dapat mempengaruhi stabilitas ekonomi keluarga mereka.

Di samping sinergi untuk kegiatan literasi ke nasabah PNM Mekaar, BRI Life dan PNM juga bersinergi pada program cross selling fasilitas asuransi mikro jiwa ultra mikro syariah, yang hingga April 2025 sebanyak kurang lebih dari 1 juta orang nasabah PNM Mekaar telah terproteksi oleh BRI Life.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
#Makroekonomi #bri life #permodalan nasional madani