JawaPos.com - Bocah laki-laki berinisial AMR (8) yang sempat dilaporkan hanyut di selokan perumahan Pamulang Estate akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Tim gabungan berhasil menemukan jasad korban di dalam gorong-gorong kali di area Perumahan Bukit Pamulang Indah, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sekitar pukul 09.00 WIB, Senin (27/10).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangsel Essa Nugraha menjelaskan, kejadian tragis itu bermula pada Minggu (26/10) sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, korban sedang bermain hujan di sekitar selokan yang beraliran deras di Perumahan Pamulang Estate, Kelurahan Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang.
Ketika sandal milik korban jatuh ke dalam selokan, bocah itu mencoba mengambilnya dengan melompat ke dalam air. Namun, arus yang deras langsung menyeret korban hingga akhirnya tenggelam.
Setelah mendapatkan laporan tersebut, BPBD Tangsel bersama tim gabungan yang terdiri Damkar, Satpol PP, Koramil, Polsek Pamulang, relawan, serta unsur RT dan RW, langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pencarian. Upaya pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran kali menggunakan perahu dan berenang dari titik awal korban terbawa arus hingga radius sekitar 1,5 kilometer.
’’Kami terus melakukan penyisiran. Akhirnya korban berhasil ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB,’’ ungkap Essa, Senin (27/10).
Setelah ditemukan, jasad korban dievakuasi oleh petugas gabungan dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Essa mengimbau para orang tua agar lebih waspada mengawasi anak-anaknya terutama saat musim hujan.
"Saluran air yang tampak dangkal bisa sangat berbahaya karena arus bawahnya kuat. Kami harap kejadian ini menjadi pelajaran agar tidak ada lagi korban jiwa akibat bermain di area aliran air," tutup Essa.
Editor : Arief Indra Dwisetyadi