Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

Tantangan Profesi Kian Ketat, Kebutuhan SDM Adaptif dan Berdaya Saing Meningkat

Hilmi Setiawan • Selasa, 23 Desember 2025 | 21:17 WIB
Kegiatan perkuliahan di kampus PPM Manajemen di Jakarta. Saat ini SDM adaptif dan berdaya saing global jadi kebutuhan organisasi. (Hilmi/Jawa Pos)
Kegiatan perkuliahan di kampus PPM Manajemen di Jakarta. Saat ini SDM adaptif dan berdaya saing global jadi kebutuhan organisasi. (Hilmi/Jawa Pos)

JawaPoss.com - Tantangan di dunia kerja saat ini semakin ketat. Tidak hanya terkait lapangan kerja yang terbatas. Tetapi juga kebutuhan atas SDM adaptif dan berdaya saing global. Kebutuhan akan SDM adaptif itu direspon oleh sejumlah perguruan tinggi, diantaranya kampus PPM Manajemen.

Kepala Divisi Corporate Marketing PPM Manajemen Aries Heru Prasetyo mengatakan, saat ini terjadi peningkatan kebutuhan organisasi terhadap SDM yang adaptif dan berdaya saing global, keberadaan institusi pengembangan manajemen yang kredibel menjadi faktor kunci.

Dia mengatakan PPM Manajemen menegaskan posisinya sebagai rujukan pengembangan manajemen dan SDM terintegrasi. "Dibangun di atas fondasi keilmuan, praktik industri, serta tata nilai yang konsisten," katanya (23/12).

Sebagai penyedia solusi manajemen terintegrasi, PPM Manajemen melayani pengembangan kapabilitas individu dan organisasi melalui sejumlah program. Yaitu Program Pengembangan Eksekutif (PPE), Pelatihan Sertifikasi (PPS) berstandar Nasional dan Internasional, Pembelajaran Inggriya (in-house learning), Riset dan Konsultansi (Riskon), serta Asesmen SDM untuk seluruh level jabatan. Aries mengatakan seluruh layanan dirancang berbasis kebutuhan nyata organisasi dan tantangan bisnis yang dihadapi.

Dia mengatakan PPM Manajemen dikenal sebagai pelopor pengembangan manajemen di Indonesia. Keunggulan itu tercermin dari pendekatan end-to-end yang menyatukan riset, konsultansi, pelatihan, asesmen SDM, hingga pendidikan tinggi. Seluruhnya disatukan dalam satu ekosistem solusi manajemen terintegrasi.

Sebagai institusi yang mengedepankan mutu dan tata kelola, kata Aries, kampus PPM Manajemen telah mengantongi berbagai pengakuan berstandar nasional dan internasional. Sistem manajemen mutunya tersertifikasi ISO 9001:2015 (Quality Management System).

Sementara untuk pengelolaan keamanan informasinya memenuhi standar ISO 27001:2022 (Information Security, Cybersecurity and Privacy Protection). "Sertifikasi ini menegaskan komitmen terhadap kualitas layanan, perlindungan data, serta kepercayaan pemangku kepentingan," jelasnya.

Di ranah pendidikan formal, Sekolah Tinggi Manajemen PPM (PPM School) turut memperkuat reputasi institusi. PPM School meraih akreditasi internasional ABEST21, serta Akreditasi Unggul dari BAN-PT. Akreditasi itu sebagai bukti kualitas akademik, tata kelola, dan relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

Aries mengatakan keunggulan PPM Manajemen juga terletak pada kemampuannya mengintegrasikan local wisdom dengan global standard. Melalui berbagai pusat kajian, seperti PPM Center for Human Capital Development (CHCD), PPM Center for Innovation and Collaboration (CIC), serta Pusat Etika dan Budaya Organisasi Soedarpo Sastrosatomo (PEBOSS), Meraka aktif menghasilkan riset kontekstual Indonesia yang aplikatif bagi organisasi.

Aries mengatakan komitmen tersebut diperkuat dengan kehadiran PPM Manajemen di berbagai kota besar di Indonesia. Seperti Makassar, Surabaya, Cikarang, dan kawasan Greater BSD. Tujuannya untuk memperluas akses terhadap layanan pengembangan manajemen berkualitas di berbagai wilayah.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
#PPM Manajemen