JawaPos.com – Festival Literasi Cakap Ekonomi 2024 yang digagas Jawa Pos Media bekerja sama dengan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) digelar di Aula Lt. 2 Gedung Prof. K.H.M. Sjadzali Hasan, Kampus 1 UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Ciceri, Kota Serang, Selasa (17/9).
Ratusan pelaku UMKM akan disuguhi pergelaran bertajuk Festival Literasi Cakap Ekonomi 2024. Dengan tema Kemitraan dan Tren Investasi di Sektor UMKM, festival tersebut diharapkan mampu memberikan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi UMKM di wilayah Kota Serang. Lalu, menjadi ajang untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan UMKM guna menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih inklusif dan berdaya saing tinggi.
Direktur Jawa Pos Media Dyah Shianti Dewi mengatakan bahwa kegiatan tersebut dalam rangka mendukung pengembangan UMKM di Indonesia. Kemudian, kemitraan antara perusahaan besar dan pelaku UMKM menjadi salah satu strategi penting. ’’Program kemitraan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk dan daya saing UMKM melalui transfer pengetahuan, teknologi, dan akses pasar yang lebih luas,’’ ujarnya.
Tujuan acara tersebut, di antaranya meningkatkan pemahaman. Yakni, memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM mengenai kriteria dan standar yang diharapkan oleh perusahaan besar dalam menjalankan program kemitraan. Transfer Pengetahuan, yaitu menghadirkan pembicara dari perusahaan besar untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan terkait strategi kemitraan yang efektif dan berkelanjutan.
Selanjutnya, memperkuat ekosistem usaha. Yaitu, mendukung pengembangan ekosistem usaha di Indonesia yang lebih inklusif dan berdaya saing tinggi melalui kemitraan yang kuat antara perusahaan besar dan UMKM.
’’Acara ini diharapkan dapat menjadi wadah yang bermanfaat bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan wawasan baru dan menjalin kerja sama yang lebih erat dengan perusahaan-perusahaan besar,’’ ujarnya.
Festival ini tak hanya melibatkan Jawa Pos Media dan Kementerian Investasi/BKPM, tapi juga mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Serang, khususnya Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan, serta Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Serang. Karena itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum penting dalam mendorong kemajuan UMKM di Kota Serang, Banten.
Berbagai kegiatan dihadirkan dalam festival tersebut, mulai dari seminar, pelatihan, dan sesi tanya jawab interaktif yang dirancang untuk memberikan pengetahuan serta keterampilan baru kepada pelaku UMKM. Peserta diajak untuk memahami dinamika ekonomi dan strategi bisnis yang relevan dalam menghadapi tantangan zaman, khususnya di era digitalisasi.
Berdasar data dari Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Serang, pada tahun sebelumnya, jumlah UMKM yang tercatat sebanyak 6.813 usaha. Pada tahun ini, tercatat ada penambahan, sehingga jumlahnya sebanyak 11.414 unit usaha dengan didominasi oleh sektor makanan dan minuman.
’’Jumlah ini relatif lebih rendah jika dibandingkan dengan daerah lain di Provinsi Banten,’’ ujar Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Serang Wahyu Nurjamil.
Selain itu, UMKM di Kota Serang juga menghadapi sejumlah tantangan yang cukup signifikan, mulai dari akses pembiayaan, keterampilan manajerial, infrastruktur, serta pemasaran dan jaringan usaha yang masih terbatas.
Wahyu Nurjamil mengatakan bahwa masalah-masalah tersebut diakuinya sebagai hambatan utama perkembangan UMKM di daerahnya.
’’UMKM di Kota Serang memang menghadapi beberapa masalah, terutama dalam hal akses pembiayaan dan pengembangan keterampilan,’’ ucap Wahyu.
Dia menegaskan bahwa Festival Literasi Cakap Ekonomi 2024 ini merupakan langkah positif yang dapat membantu UMKM di Kota Serang untuk berkembang lebih jauh.
’’Kegiatan ini tidak hanya memberikan pelatihan dan pengetahuan berharga bagi pelaku UMKM, tapi juga membuka peluang bagi UMKM binaan kami untuk terus berkembang di pasar yang lebih luas,’’ ujar Wahyu. (Wadde Supandi/ind)
Editor : Arief Indra Dwisetyadi