JawaPos.com – Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai terus berprogres. Jalur layang LRT Jakarta tersebut bahkan sudah tersambung penuh di atas Jalan Tol Ir. Wiyoto Wiyono. PT Jakarta Propertindo (Jakpro) memastikan penyambungan perlintas tersebut rampung 100 persen pada Jumat (9/1) lalu.
Perlintasan itu merupakan salah satu titik paling kritis dalam proyek LRT Jakarta Fase 1B tersebut. Girder sepanjang 120 meter dibangun di atas ruas tol aktif dengan lalu lintas padat tanpa penutupan total. Pekerjaan konstruksi dilakukan menggunakan metode balanced cantilever untuk menjaga presisi struktur sekaligus meminimalkan gangguan arus kendaraan.
Direktur Teknik dan Pengembangan Jakpro Dian Takdir menuturkan, penyambungan jalur layang itu menjadi capaian penting proyek. ’’Perlintasan di atas Jalan Tol Ir. Wiyoto Wiyono merupakan salah satu titik kritikal LRT Jakarta Fase 1B. Proses penyambungan dapat diselesaikan sesuai rencana berkat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan,” kata Dian.
Dengan tersambungnya perlintasan Tol Wiyoto Wiyono, jalur layang LRT Jakarta kini terhubung secara fisik dari Kelapa Gading hingga kawasan Jalan Pramuka. Jalur tersebut mengintegrasikan wilayah Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Pusat melalui lintasan rel layang.
’’Untuk progres pembangunan, hingga akhir Desember 2025, sudah mencapai 89,22 persen,’’ terangnya.
Dari progres itu, dia menjelaskan, sejumlah struktur utama di koridor Jalan Pemuda, Jalan Pramuka, Jalan Tambak, dan Jalan Sultan Agung telah tersambung. Pekerjaan track work juga telah mencapai 4,7 kilometer dari total 12,8 kilometer. Sementara untuk pekerjaan arsitektural, mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP) tengah berlangsung di Stasiun Pramuka BPKP, Stasiun Pasar Pramuka, Stasiun Matraman, dan Stasiun Manggarai.
Lebih lanjut, Dian juga menjelaskan, dari aspek lingkungan, LRT Jakarta yang beroperasi menggunakan tenaga listrik berperan dalam menekan emisi karbon dibandingkan kendaraan pribadi. Pengoperasian LRT Jakarta Fase 1A dan 1B diproyeksikan dapat mengurangi emisi hingga 2.927.250 ton CO2e dengan target jumlah penumpang mencapai 18 juta orang pada 2028.
Dia juga menyampaikan bahwa proyek LRT Jakarta Fase 1B merupakan bagian dari program pengembangan transportasi massal Pemprov DKI. ’’Penyambungan perlintasan Tol Wiyoto Wiyono menjadi penanda masuknya proyek ke tahap penyelesaian akhir sebelum pengoperasian penuh,” imbuhnya.
Editor : Arief Indra Dwisetyadi