Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

Pramono Anung Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jakarta, Ini yang Akan Dilakukannya!

Masria Pane • Senin, 19 Januari 2026 | 19:48 WIB
Gubernur DKI Pramono Anung.
Gubernur DKI Pramono Anung.

JawaPos.com – Gubernur DKI Pramono Anung ingin pertumbuhan ekonomi Jakarta terus meningkat. Dia tidak ingin, kebijakan pemerintah pusat memotong dana bagi hasil (DBH) sebesar Rp 15 triliun berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi tersebut.

’’Jakarta dalam hal ini alhamdulillah APBD-nya walaupun DBH-nya dipotong Rp 15 triliun, sebenarnya nyesak di sininya. Tapi saya nggak protes sama sekali, saya lakukan creative financing, maka alhamdulillah bisa berjalan dengan baik,’’ terangnya Pramono saat memberikan sambutan dalam upacara Pengukuhan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Senin (19/1).

Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi itu, Pramono juga menyebutkan akan kembali melaksanakan lomba jelang perayaan Imlek. Mulai dari lomba Lampion hingga diskon dengan melibatkan pusat perbelanjaan. Lomba itu disebutkannya cukup efektif untuk meningkatkan jumlah transaksi di Jakarta. Peningkatan transaksi itu bisa mendorong peningkatan ekonomi Jakarta.

’’Lomba ornamen natal dan diskon itu hasilnya sampai 12 Januari kami tutup dengan transaksi Rp 15,2 triliun. Jurinya itu BI dan OJK,’’ terangnya.

Hal serupa juga disebutkannya akan dilakukannya kembali nanti saat menyambut Idul Fitri. Dia juga menyebutkan, dukungan Bank Indonesia Perwakilan Jakarta sangat besar dalam mewujudkan program-program Pemprov DKI untuk pertumbuhan ekonomi Jakarta.

’’Untuk itu, kalau Pak Iwan sudah dikukuhkan sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, kami maturnuwun terima kasih dan kami akan bekerja sama dengan beliau,’’ katanya.

Di lokasi yang sama, Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida S. Budiman menuturkan, Bank Indonesia dan seluruh kantor perwakilan beberapa bulan terakhir memiliki kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan mempertahankan stabilitas.

‘’Mudah-mudahan dengan beberapa indikator terkini, kami melihat pertumbuhan ekonomi masih dalam kisaran yang kami perkirakan 4,7 sampai 5,5 persen di 2025, dan kemudian meningkat menjadi 4,9 sampai 5,7 persen di 2026. Inflasi terjaga, mudah-mudahan semuanya meskipun sekarang kita mengalami kenaikan sedikit di - volatile food (pangan bergejolak, Red),’’ kata Aida.

Aida juga menyebutkan, Jakarta memiliki peran sangat strategis dalam menopang perekonomian nasional dengan pangsa sekitar 17 persen. Dia menyebutkan kinerja ekonomi Jakarta yang terus bertumbuh dengan inflasi terjaga rendah, intermediasi perbankan yang kuat, serta akselerasi digitalisasi sistem pembayaran yang berkembang juga menunjukkan ketahanan dan potensi besar Jakarta sebagai motor pertumbuhan dan transformasi ekonomi Indonesia ke depan.

‘’Mudah-mudahan Pak Iwan bisa menjadi partnernya Pak gubernur dan bisa membawa DKI Jakarta menjadi kota global seperti yang kita semua cita-citakan,’’ terang Aida setelah mengukuhkan Iwan Setiawan sebagai Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta. Pengukuhan itu disaksikan langsung Pramono sebagai mitra strategis Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jakarta.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
#Gubernur DKI Pramono Anung #bank indonesia