Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

Seorang Pria Meninggal di Mobil saat Jalanan Macet di Jalan Latumenten

Yogi Wahyu Priyono • Jumat, 23 Januari 2026 | 23:31 WIB
POLSEK GROGOL untuk Jawa Pos DIEVAKUASI: Petugas Polsek Grogol mengecek pria di dalam mobil yang diduga telah meninggal dunia di Jalan Latumenten, Jakbar.
POLSEK GROGOL untuk Jawa Pos DIEVAKUASI: Petugas Polsek Grogol mengecek pria di dalam mobil yang diduga telah meninggal dunia di Jalan Latumenten, Jakbar.

JawaPos.com - Pria berinisial AR, 51, ditemukan meninggal dunia di dalam mobilnya yang berhenti di tengah Jalan Latumenten, Kelurahan Jelambar, Jakarta Barat. Peristiwa ini terjadi saat kondisi lalu lintas di lokasi tersebut sedang terjebak kemacetan, namun korban diduga meninggal akibat masalah kesehatan bukan karena faktor kemacetan.
 


Kronologi kejadian dimulai ketika seorang warga yang juga pemilik bengkel di sekitar lokasi melihat mobil yang dikemudikan AR berhenti tanpa jelas alasan di tengah jalan. Menduga bahwa kendaraan tersebut mengalami kerusakan atau mogok, saksi langsung memberitahukan kondisi ini kepada anggota Lalu Lintas (Lantas) yang berada di sekitar lokasi.
 


"Saksi ini menginfokan kepada anggota lantas bahwa mobil ada yang mogok nih, ada yang berhenti di tengah jalan. Kemudian Kanit Lantas, anggota lantas langsung datang dan mendorong mobil tersebut, namun direm tangan," jelas Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan AKP Alex Tengbunan, Jumat (23/1).
 


Setelah mendatangi lokasi, petugas mencoba untuk mengetahui kondisi pengemudi dengan cara melihat melalui kaca mobil dan mengetuk permukaan kaca pada area kursi kemudi. Namun, tidak ada respons apapun yang diberikan oleh AR sebagai pengemudi kendaraan tersebut.
 
Ketika pintu mobil akhirnya dapat dibuka, petugas melihat sosok AR sedang duduk dengan posisi kepala merunduk.

Korban mengenakan kaus berwarna abu-abu dan celana jeans biru. Awalnya petugas menduga bahwa AR mungkin hanya tertidur, namun setelah memeriksa kondisi fisiknya, ditemukan bahwa denyut nadinya sudah tidak berdetak lagi. "Dibuka pintunya terus anggota ini melihat sopir ini, driver, kepalanya merunduk, tapi pas dicek denyut nadinya sudah tidak berdetak," ujar AKP Alex.
 


Setelah itu, pihak Satlantas segera menghubungi tim identifikasi dari Polres Metro Jakarta Barat untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap jenazah dan kendaraan. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan pada tubuh korban.
 


Selain itu, saat melakukan pemeriksaan terhadap mobil korban, petugas menemukan sejumlah obat-obatan yang diduga sering dikonsumsi oleh AR. Di antara obat-obatan tersebut terdapat inhaler untuk mengatasi asma, serta obat lain seperti Freshcare dan Insto yang ditemukan di dalam tas yang ada di dalam mobil.
 


"Ada ditemukan obat asma inhaler, ya inhaler, sama obat lain seperti freshcare dengan insto dalam tasnya. Kemungkinan (meninggal) karena sakit ya, bukan karena macet," jelas AKP Alex.
 


Pada saat ini, jenazah AR telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk menjalani pemeriksaan lebih mendalam guna memastikan penyebab pasti kematiannya. "Korban ini selanjutnya dibawa ke Cipto Mangunkusumo untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kesehatannya," pungkasnya. 

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
#Polsek Grogol Petamburan