Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

DPRD DKI Dukung Prioritas Normalisasi Kali untuk Tangani Banjir Jakarta

Yogi Wahyu Priyono • Selasa, 27 Januari 2026 | 14:16 WIB

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmuda
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmuda

JawaPos.com - Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmuda, menyampaikan dukungannya terhadap langkah yang diambil Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam memprioritaskan normalisasi Kali Ciliwung, Krukut, dan Cakung Barat. Kebijakan ini dirancang sebagai solusi jangka menengah dan panjang untuk mengatasi masalah banjir tahunan yang menjadi tantangan berkelanjutan di ibu kota.
 
Dalam penilaiannya, Ida menyatakan bahwa fokus penanganan banjir pada sejumlah titik strategis merupakan langkah yang tepat. Menurutnya, keterbatasan sumber daya membuat tidak mungkin bagi pemerintah untuk menangani seluruh wilayah Jakarta secara serentak. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan terfokus dan terukur, tanpa mengabaikan upaya pemeliharaan di wilayah lain yang belum menjadi prioritas utama.
 
“Kalau semuanya dikerjakan bersamaan itu mustahil. Jadi memang harus fokus. Tapi wilayah yang tidak menjadi konsentrasi utama tetap dikerjakan, meskipun skalanya tidak besar. Ini patut diapresiasi,” ujar Ida, Senin (26/1).

Baca Juga: Prasetyo Siap Kawal PAM Jaya untuk Wujudkan 100 Persen Layanan Perpipaan di Jakarta
 
Meski mendukung fokus pada tiga kali tersebut, Ida juga mengingatkan Pemprov DKI untuk tetap menjalankan kegiatan rutin terkait pengelolaan drainase. Hal ini meliputi pengurasan saluran air, perawatan infrastruktur, serta perbaikan got dan saluran pembuangan di wilayah yang belum masuk dalam daftar prioritas utama penanganan banjir.
 
Selain itu, ia memastikan bahwa DPRD DKI Jakarta akan terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan seluruh program penanganan banjir. Upaya pemantauan dilakukan dengan cara meminta laporan perkembangan secara berkala dari dinas terkait, baik melalui mekanisme rapat kerja maupun kegiatan sidak lapangan.
 
“Kami akan menerima laporan progres dari dinas, baik melalui rapat kerja maupun sidak, untuk memastikan target yang sudah ditetapkan gubernur benar-benar tercapai,” jelas Ida.
 
Optimisme Ida terhadap keberhasilan program penanganan banjir juga didasarkan pada pengalaman dan kinerja Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, yang dinilai memiliki kemampuan dan kapabilitas yang mumpuni dalam mengelola masalah terkait air dan banjir.
 
Selain peran aktif pemerintah daerah, Ida menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan banjir. Ia berharap para pemimpin tingkat lokal, mulai dari wali kota, camat, lurah, hingga pengurus RT dan RW, dapat kembali menggerakkan kegiatan kerja bakti secara rutin di seluruh wilayah DKI Jakarta.
 
Menurut Ida, kegiatan kerja bakti tidak hanya perlu diterapkan di kawasan padat penduduk, tetapi juga di kawasan perumahan dan kompleks pemukiman lainnya. Melalui kerja bakti, diharapkan dapat terbangun kerja sama sinergis antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta kelancaran sistem drainase.

“Dengan kondisi cuaca yang ekstrem dan sulit diprediksi, kerja bakti perlu diaktifkan kembali. Warga bisa membantu membersihkan saluran atau got di depan rumah masing-masing,” tandasnya.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
#dprd dki jakarta