JawaPos.com - Obligasi daerah dan creative financing menjadi bahasan, dalam pertemuan antara Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dengan Gubernur Bali I Wayan Koster bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Selasa (4/8).
Kedua kepala daerah itu berkunjung ke Jakarta dan Diterima Pramono di Balai Kota Jakarta
Secara khusus, keduanya ingin belajar mengenai skema pembiayaan creative financing melalui penerbitan obligasi daerah.
Hal ini dilakukan untuk memperluas ruang fiskal daerah tanpa perlu terus menerus bergantung pada APBD.
Baca Juga: Pramono Anung Sebut Obligasi Daerah Jakarta Rp 3,5 Triliun Diterbitkan Juni 2027
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membedah berbagai instrumen creative financing.
Selain obligasi daerah, diskusi juga menyoroti pemanfaatan Koefisien Lantai Bangunan (KLB) hingga Surat Persetujuan Prinsip Pembebasan Lokasi/Lahan (SP3L).
Pramono menegaskan bahwa kondisi ekonomi saat ini menuntut pemerintah daerah untuk meninggalkan pola-pola lama dalam mengelola keuangan.
"Dalam kondisi ekonomi seperti sekarang, tantangan untuk meningkatkan APBD tidak bisa lagi dilakukan dengan cara-cara konvensional. Harus ada terobosan atau pendekatan out of the box," ujar Pramono, Selasa (4/8).
Melalui kerja sama ini, DKI Jakarta siap membagikan pengalamannya kepada Pemprov Bali.
Baca Juga: Mendagri Wanti-wanti Soal Obligasi Jakarta Rp 3,5 Trilun, Begini Respons Pramono Anung
Mulai dari penyusunan kerangka kebijakan, koordinasi lintas kementerian dan lembaga, hingga pemenuhan seluruh regulasi yang disyaratkan.
Perluasan Kerja Sama Strategis Jakarta-Bali
Langkah bersama ini sekaligus memperkuat Kesepakatan Bersama tentang Pengembangan Potensi Daerah dan Peningkatan Pelayanan Publik, yang telah ditandatangani kedua provinsi pada 10 Juli 2023.
Cakupan kolaborasi tersebut melintas ke berbagai sektor vital. Mulai dari kebudayaan, pariwisata, ekonomi kreatif, ketahanan pangan, hingga pengembangan transportasi publik dan penguatan BUMD.
Pramono berharap hasil pertemuan ini segera dieksekusi menjadi program teknis yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Sementara itu, Gubernur Bali I Wayan Koster menyampaikan apresiasinya dan berjanji akan langsung menerjunkan tim teknis untuk menindaklanjuti hasil diskusi.
Baca Juga: Semifinal Piala Presiden 2026 Persija Jakarta vs Persib Bandung, Panggung Unjuk Gigi Shin Tae-yong
"Pembahasan ini akan segera kami tindak lanjuti di tingkat tim teknis agar prosesnya berjalan lebih cepat. Tentu saja kami akan menyesuaikannya dengan regulasi yang berlaku, baik Peraturan Daerah maupun Peraturan Gubernur," ucap Koster.
Editor : Bayu Putra