Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

BBPOM Jakarta Awasi Takjil Ramadhan 1447 H, Cegah Peredaran Makanan Berbahaya

Antara • Kamis, 19 Februari 2026 | 13:23 WIB
Ilustrasi suasana keramaian pengunjung di Bazaar Takjil Bendungan Hilir (Benhil), Tanah Abang, Jakarta Pusat. (ANTARA/Abdu Faisal)
Ilustrasi suasana keramaian pengunjung di Bazaar Takjil Bendungan Hilir (Benhil), Tanah Abang, Jakarta Pusat. (ANTARA/Abdu Faisal)

JawaPos.om - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Jakarta (BBPOM Jakarta) akan kembali melakukan pengawasan takjil selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026. Langkah ini menjadi agenda rutin tahunan untuk memastikan pangan yang dikonsumsi masyarakat aman dan bebas dari bahan berbahaya.

Kepala BBPOM Jakarta, Sofiyani Chandrawati, menyampaikan bahwa jadwal pengawasan masih dalam tahap penyusunan. “Masih kami susun jadwalnya,” ujarnya di Jakarta, Kamis.

Pada Ramadhan tahun sebelumnya, BBPOM DKI Jakarta menemukan sejumlah takjil yang mengandung zat berbahaya dalam pengawasan di sentra Pasar Takjil Bendungan Hilir (Jakarta Pusat) dan Rawamangun (Jakarta Timur).

Di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), satu dari 25 sampel makanan diketahui mengandung pewarna sintetis berbahaya. Sementara di Rawamangun, petugas menemukan mi kuning dan tahu goreng isi mengandung formalin dari 19 sampel yang diuji.

Formalin bersifat beracun dan karsinogenik sehingga dilarang digunakan dalam pangan. Zat ini dapat menyebabkan iritasi, keracunan, bahkan meningkatkan risiko kanker. Adapun rhodamin B merupakan pewarna sintetis yang lazim digunakan untuk industri tekstil, namun kerap disalahgunakan sebagai pewarna makanan meski bersifat toksik dan berbahaya jika dikonsumsi.

Pengawasan Diperluas ke Supermarket dan Distributor

Menjelang Ramadhan 2026, BBPOM DKI Jakarta juga mengintensifkan pengawasan terhadap makanan olahan di berbagai jalur distribusi. Sasaran pengawasan meliputi supermarket, distributor, importir, hingga sarana distribusi pangan lainnya.

Pengawasan tersebut telah dimulai sejak 18 Februari 2026 sebagai langkah preventif guna memastikan produk yang beredar memenuhi standar keamanan pangan.

BBPOM mengimbau masyarakat untuk lebih teliti saat membeli takjil maupun makanan olahan, serta segera melapor jika menemukan dugaan pelanggaran keamanan pangan. Upaya pengawasan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa selama Ramadhan 1447 H.

Editor : Edy Pramana
#jakarta #takjil #bulan ramadhan #bbpom #ramadhan