Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

Jelang Lebaran 2026, BI Buka Layanan Penukaran Uang di Jakarta, Ini Jadwal dan Lokasinya

Muhammad Irfan Hidayat • Kamis, 26 Februari 2026 | 15:08 WIB

Warga menunjukan uang rupiah usai melakukan penukaran uang baru pada Layanan Penukaran Terpadu Bank Indonesia dan Perbankan di Hall Basket, Senayan, Jakarta, Jumat (21/3/2025).
Warga menunjukan uang rupiah usai melakukan penukaran uang baru pada Layanan Penukaran Terpadu Bank Indonesia dan Perbankan di Hall Basket, Senayan, Jakarta, Jumat (21/3/2025).

JawaPos.com - Pada Selasa (24/2), Bank Indonesia resmi membuka program penukaran uang baru tahun 2026 untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama ramadhan dan menjelang idul fitri. Layanan ini dapat diakses secara resmi melalui aplikasi PINTAR BI guna memastikan proses penukaran lebih tertib dan terjadwal. Informasi tersebut diumumkan melalui akun Instagram resmi @bank_indonesia dalam rangkaian program semarak rupiah ramadhan dan berkah idul fitri (SERAMBI) 2026.

Program SERAMBI 2026 kembali digelar sebagai bentuk komitmen BI dalam menjaga ketersediaan uang rupiah layak edar di tengah meningkatnya kebutuhan transaksi tunai. Setiap Ramadhan, permintaan uang pecahan kecil cenderung melonjak seiring tradisi berbagi THR dan sedekah lebaran. Karena itu, BI menghadirkan sistem penukaran berbasis digital agar masyarakat tidak perlu mengantri panjang tanpa kepastian.

Melalui aplikasi PINTAR yang dapat diakses di pintar.bi.go.id, masyarakat wajib melakukan pendaftaran terlebih dahulu sebelum datang ke lokasi penukaran. Pemohon dapat memilih tanggal, jam, serta titik lokasi yang tersedia sesuai kuota harian.Setelah mendapatkan bukti pemesanan, masyarakat cukup datang sesuai jadwal dengan membawa KTP dan uang yang akan ditukarkan.

Mengacu pada pembaruan terbaru, Bank Indonesia melakukan penyesuaian jadwal layanan penukaran uang khusus wilayah Pulau Jawa untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat.

Pendaftaran tahap II resmi dibuka pada Selasa, 24 Februari 2026 mulai pukul 08.00 WIB melalui aplikasi PINTAR BI.  Adapun proses penukaran uang secara fisik akan berlangsung pada periode 28 Februari hingga 15 Maret 2026 sesuai jadwal dan lokasi yang telah dipilih saat registrasi.

Untuk wilayah Jakarta, layanan penukaran dibagi dalam beberapa periode sepanjang maret 2026. Setiap tahap dibuka secara bertahap guna menghindari kepadatan di satu titik tertentu. Kuota akan otomatis tertutup apabila kapasitas harian telah terpenuhi.

Salah satu lokasi layanan terpadu berada di GBK Basketball Hall, yang disiapkan untuk menampung jumlah penukar lebih besar. Lokasi ini biasanya melayani penukaran dalam periode 12–15 maret 2026. Masyarakat tetap wajib mendaftar lebih dahulu sebelum hadir.

Di Jakarta Pusat, layanan kas keliling juga tersedia di kawasan Pasar Senen. Titik ini dipilih karena berada di area strategis dengan aktivitas masyarakat yang tinggi. Jadwal operasional mengikuti tanggal yang tertera dalam aplikasi PINTAR.

Untuk wilayah Jakarta Barat, penukaran dapat dilakukan di Pasar Palmerah. Kehadiran kas keliling di lokasi ini memudahkan warga sekitar tanpa harus menuju kantor perbankan tertentu. Proses penukaran tetap mengacu pada nominal maksimal yang telah ditentukan BI.

Sementara itu, masyarakat Jakarta Selatan dapat memanfaatkan layanan di Pasar Minggu. Titik ini menjadi salah satu lokasi favorit karena akses transportasinya cukup mudah dijangkau. Antusiasme warga biasanya meningkat mendekati pekan terakhir Ramadhan.

Dalam program SERAMBI 2026, setiap penukarannya dibatasi nominal tertentu agar distribusi merata. Kebijakan ini diterapkan untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat memperoleh kesempatan yang sama. BI juga menjamin kualitas uang yang diedarkan dalam kondisi layak edar.

Selain titik tetap, mobil kas keliling turut disiagakan di sejumlah area strategis lainnya. Informasi detail terkait tanggal dan jam layanan dapat dipantau langsung melalui aplikasi PINTAR. Masyarakat diimbau hadir tepat waktu sesuai jadwal yang telah dipilih.

BI juga mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan penukaran uang melalui jasa tidak resmi di pinggir jalan. Praktik tersebut berisiko terhadap keaslian uang maupun potongan biaya yang merugikan. Dengan memanfaatkan layanan resmi, kebutuhan uang baru untuk Lebaran dapat terpenuhi dengan aman, tertib, dan nyaman.

Editor : Bintang Pradewo
#penukaran uang #lebaran 2026 #bi