Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

8 Makanan Plant-Based Tinggi Protein yang Bisa Menggantikan Daging dan Cocok untuk Diet Harian Non-Vegan

Halimah Naila Yasmine • Kamis, 23 April 2026 | 14:05 WIB
Tren pola makan sehat berbasis nabati semakin diminati masyarakat perkotaan. (Freepik)
Tren pola makan sehat berbasis nabati semakin diminati masyarakat perkotaan. (Freepik)

JawaPos.com - Tren pola makan sehat berbasis nabati semakin diminati masyarakat perkotaan. Tidak hanya oleh vegan, konsep ini juga diadopsi oleh pelaku diet non-vegan yang ingin hidup lebih seimbang. Peralihan sebagian konsumsi daging ke sumber nabati dinilai lebih ramah kesehatan dan lingkungan.

Sejumlah ahli gizi menyebutkan bahwa protein nabati mampu menjadi alternatif yang layak untuk menggantikan daging. Selain kandungan proteinnya cukup tinggi, bahan makanan ini juga kaya serat dan rendah lemak jenuh. Hal ini membuatnya cocok untuk mendukung program diet harian.

Salah satu sumber protein nabati yang populer adalah tempe. Makanan fermentasi khas Indonesia ini mengandung protein tinggi serta kaya zat besi dan kalsium. Tempe juga mudah diolah menjadi berbagai menu rumahan yang lezat.

Selain tempe, tahu menjadi pilihan praktis yang banyak dikonsumsi masyarakat. Kandungan protein dalam tahu cukup tinggi dengan kalori yang relatif rendah. Teksturnya yang lembut membuat tahu cocok diolah menjadi berbagai hidangan sehat.
Baca Juga: Subathon, Marathon Digital yang Menguji Kreator dan Loyalitas Fans

Edamame atau kedelai muda juga mulai banyak digemari sebagai camilan sehat. Kandungan proteinnya mencapai sekitar 11 gram per 100 gram. Selain itu, edamame juga mengandung vitamin dan mineral penting bagi tubuh.

Lentil atau kacang lentil dikenal sebagai salah satu sumber protein nabati terbaik. Dalam satu cangkir lentil, terkandung protein yang cukup tinggi untuk kebutuhan harian. Bahan ini kerap diolah menjadi sup atau campuran salad.

Kacang-kacangan seperti almond dan kacang tanah juga dapat menjadi sumber protein yang baik. Selain protein, kacang-kacangan mengandung lemak sehat yang membantu menjaga rasa kenyang lebih lama. Camilan ini cocok untuk mendukung diet tanpa rasa lapar berlebihan.

Sayuran seperti brokoli juga menyumbang asupan protein meski dalam jumlah lebih kecil. Namun, kandungan serat dan nutrisinya sangat bermanfaat bagi tubuh. Brokoli sering direkomendasikan dalam menu diet karena rendah kalori.
Baca Juga: Urban Farming, Inovasi Hijau untuk Hidup Sehat di Perkotaan

Kentang sering dianggap hanya sebagai sumber karbohidrat, padahal juga mengandung protein. Selain itu, kentang dapat menjadi alternatif pengganti nasi dalam program diet. Cara pengolahan yang tepat akan membuatnya tetap sehat dan bergizi.

Biji chia melengkapi daftar sumber protein nabati yang mudah dikonsumsi. Kandungan protein dan seratnya membantu menjaga rasa kenyang lebih lama. Dengan berbagai pilihan ini, masyarakat non-vegan dapat menjalani pola makan lebih sehat tanpa sepenuhnya meninggalkan daging.
Editor : Bintang Pradewo
#makanan sehat #Makanan Plant-Based Tinggi Protein #diet #vegan