JawaPos.com – Setelah diresmikan pada awal tahun lalu, Kuil Murugan di Kalideres menjadi viral di media sosial. Selain karena merupakan kuil Hindu Tamil terbesar di Asia Tenggara, kuil ini membawa arsitektur khas seperti kuil di India. Namun, tidak hanya Murugan Temple, nama Shiva Mandir, yang jarang dikenal orang juga mulai disorot.
Selain Murugan Temple, Shiva Mandir juga menjadi pusat peribadatan Hindu di Jakarta. Banyak umat Hindu, khususnya dari etnis India, memilih Shiva Mandir sebagai tempat beribadah mereka. Kuil ini berlokasi di Jalan Pluit Barat Raya No.46, Penjaringan, Jakarta Utara.
Kuil Shiva Mandir dapat dikatakan sebagai kuil Hindu Tamil tertua di Jakarta. Hal ini karena bangunan dasar kuil ini sudah ada sejak tahun 1954. Namun, renovasi pembesaran hingga seperti sekarang ini baru dilakukan sekitar tahun 1975.
Pada awalnya, kuil ini dibangun hanya sebagai tempat peribadatan kecil oleh kelompok Sindhi, pemeluk Hindu di Jakarta. Bangunan kuil ini kemudian direnovasi menjadi lebih besar agar dapat menampung lebih banyak umat. Sebelum kehadiran Murugan Temple, Shiva Mandir merupakan kuil Hindu Tamil terbesar sekaligus tertua di Jakarta.
Kuil ini kembali menjadi sorotan karena arsitekturnya yang menggabungkan gaya kuil India Selatan, atau Dravida, dengan sentuhan ornamen khas Bali. Berbeda dari kuil di Jakarta pada umumnya, setiap arca dan altar ibadah dibuat lebih hidup dan berwarna. Desain inilah yang membuat pengunjung bisa merasakan vibes kuil India di Shiva Mandir.
Meskipun dinamakan “Shiva Mandir”, atau Kuil Siwa, kuil ini memiliki banyak arca dewa-dewi Hindu lain. Beberapa yang terlihat beredar di media sosial adalah arca Rama, Sita, Hanuman, Krishna, Ayyappa, hingga tokoh suci Sai Baba. Hampir setiap arca besar yang ada di kuil ini dilengkapi dengan ruang altar untuk umat beribadah.
Tidak hanya arca dewa dalam agama Hindu, kuil ini juga memiliki rupang Buddha. Rupang ini dibuat berwarna emas dengan shrine pemujaan yang ditempatkan di bawah pohon besar. Keberadaannya menjadi salah satu simbol dari toleransi yang diterapkan di rumah peribadatan.
Banyak pengunjung menyebut Shiva Mandir sebagai kuil dengan arca dewa terlengkap di Jakarta. Hal ini mengingat banyaknya figur dewa-dewi hingga tokoh spiritual yang bisa ditemukan di kuil ini. Nuansa spiritualnya juga terasa kuat karena hampir setiap altar dilengkapi dengan ornamen bunga dan elemen yang digunakan untuk beribadah.
Kuil ini terbuka untuk kunjungan umum setiap hari, mulai pukul 07.00 hingga 21.00 WIB pada hari Selasa hingga Minggu, sedangkan pada hari Senin, kuil buka sampai jam 22.00 WIB. Pengunjung non-Hindu diperbolehkan datang dengan tetap mematuhi aturan yang berlaku, serta menghormati kegiatan ibadah yang berlangsung. Beberapa warganet menyebut jika biasanya ritual Pooja berlangsung pada Senin Malam mulai pukul 19.00 WIB.
Viralnya konten yang membahas Shiva Mandir, memancing ketertarikan masyarakat terhadap wisata religi sekaligus keragaman budaya di Jakarta. Selain itu, lokasinya yang strategis membuat tempat ini cukup mudah untuk diakses. Pengunjung bisa menggunakan transportasi umum yang melewati Halte Penjaringan, lalu melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.
Editor : Bintang Pradewo