Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

Bundaran HI Kembali Bercahaya, “Illumination of Jakarta: Glow of Peace” Digelar hingga 1 Juni 2026

Deby Alya Ramadhani • Jumat, 29 Mei 2026 | 17:18 WIB
Instalasi replika Candi Borobudur terpasang di depan Plaza Indonesia (SS Reels @jktcreativemedia)
Instalasi replika Candi Borobudur terpasang di depan Plaza Indonesia (SS Reels @jktcreativemedia)

JawaPos.com – Kawasan sekitar Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta dipenuhi instalasi seni bercahaya dalam rangka perayaan Hari Raya Waisak 2026. Tema yang diusung pada acara kali ini yaitu Illumination of Jakarta “Glow of Peace”. Rangkaian instalasi itu telah terpasang secara lengkap pada 28 Mei 2026 dan akan digelar hingga 1 Juni 2026.

Sejumlah titik ikonik di kawasan Bundaran HI menjadi lokasi pemasangan berbagai dekorasi. Ornamen yang ditampilkan meliputi bunga lotus raksasa, replika stupa, lampion, instalasi berbentuk rupang Buddha bercahaya. Elemen dekoratif tersebut mengisi ruang di sekitar kolam hingga area pedestrian di sekitar Plaza Indonesia dan Halte Bundaran HI.

Salah satu instalasi yang menjadi fokus yaitu replika rupang Buddha besar tepat di depan skydeck Halte Bundaran HI. Instalasi tersebut memperlihatkan Sang Buddha duduk di atas bunga lotus besar dengan cahaya keemasan yang menerangi di sekitarnya. Selain di depan skydeck, replika rupang Buddha lain  juga terpasang di sekitar Wisma Nusantara.

Tidak hanya instalasi bentuk rupang Buddha, instalasi replika stupa Candi Borobudur juga cukup mencuri perhatian. Instalasi ini terpasang tepat di depan Plaza Indonesia dengan ukuran cukup besar di atas panggung LED. Titik ini menjadi salah satu spot foto favorit pengunjung.

Area pedestrian di sekitar tempat itu dipasang dekorasi berupa lampu-lampu serta instalasi bunga lotus. Selain itu, dipasang juga lorong dengan bentuk stupa sebagai area immersive yang bisa dilalui oleh pejalan kaki. Di dalam lorong ini, visual digital taman bunga lotus dan Candi Borobudur diproyeksikan di dinding hingga lantai lorong.

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta turut mempromosikan gelaran acara ini melalui media sosial. Dalam unggahan Reels di Instagram @disparekrafdki, disebutkan bahwa acara ini terbuka gratis untuk umum. Oleh karena itu, masyarakat bisa menjadikan acara ini sebagai alternatif kunjungan selama long weekend akhir Mei 2026.

Illumination of Jakarta “Glow of Peace” tidak hanya menyertakan banyak instalasi, melainkan juga berbagai atraksi hiburan. Mulai dari pertunjukkan seni, penyertaan edukasi terkait “Tri Suci Waisak”, lighting show, hingga video mapping. Seluruh rangkaian acara, termasuk pencahayaan instalasi yang terpasang, dimulai pukul 18.00 WIB.

Tanggal 31 Mei 2026 akan menjadi puncak perayaan Hari Waisak. Pada hari itu akan digelar pentas seni di panggung utama yang terpasang tepat di seberang skydeck Halte Bundaran HI. Lighting show dan video mapping juga dijadwalkan digelar pada hari yang sama.

Beberapa akun Instagram yang meliput seputar Jakarta, seperti @jkt.spot dan @jktcreativemedia juga mengunggah video promosi terkait acara ini. Pada postingan-postingan tersebut, warganet meninggalkan komentar positif serta antusiasme untuk menghadiri acara ini bersama teman atau keluarga. Agenda hiburan yang digelar serta instalasi yang terpasang disebut menarik untuk dikunjungi, baik untuk berfoto maupun sebagai sarana hiburan.

Setelah viralnya perayaan Natal, Imlek, serta Idul Fitri, kini acara keagamaan Buddha juga ikut menjadi agenda yang dirayakan di pusat kota Jakarta. Bukan sekedar hiburan, gelaran acara ini juga menjadi wujud dari toleransi dalam keberagaman di masyarakat. Lokasinya yang berada di pusat kota serta bertepatan dengan long weekend, kawasan Bundaran HI diprediksi akan dipadati pengunjung, terlebih saat malam hari.

Editor : Bintang Pradewo
#Hari Raya Waisak 2026 #Illumination of Jakarta: Glow of Peace #bundaran hi