Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

Warga Tenggelam di Sungai Ciliwung, Petugas Damkar Kota Depok Bantu Evakuasi Jenazah   

Febry Ferdian • Minggu, 16 November 2025 | 19:57 WIB

Petugas Damkar Depok mengevakuasi jasad korban tenggelam di Sungai Ciliwung.
Petugas Damkar Depok mengevakuasi jasad korban tenggelam di Sungai Ciliwung.

JawaPos.com – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok mengevakuasi seorang warga yang tenggelam di aliran Sungai Ciliwung di Kampung Kebon Duren, Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Rabu (12/11). Upaya pencarian berlangsung selama hampir dua jam sebelum akhirnya pencarian ditutup.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok, Adnan Mahyudin, mengatakan laporan pertama diterima sekitar pukul 07.00. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim bergerak menuju lokasi pada pukul 08.30 dan tiba di titik kejadian sekitar 40 menit kemudian.

’’Begitu menerima laporan adanya korban diduga tenggelam di Sungai Ciliwung, kami langsung menerjunkan personel dari Pos Merdeka dan Mako Damkar Depok untuk melakukan pencarian. Setelah sekitar dua jam pencarian, situasi berhasil dikendalikan," ujar Adnan Minggu (16/11). 

Dari keterangan saksi, korban terakhir kali terlihat pada Selasa pagi (11/11) saat berjalan di tepi sungai. Kondisi arus yang cukup deras diduga membuat korban terpeleset dan terseret aliran air. Keluarga kemudian melapor kepada pihak berwenang setelah korban tidak kunjung kembali.

Dalam operasi pencarian, Damkar mengerahkan dua armada, yakni satu unit Ranger dari Mako dan satu unit kendaraan Jepang dari Pos Merdeka. Total sembilan personel dikerahkan, terdiri dari lima petugas Pos Merdeka dan empat petugas Mako. Tim juga menggunakan berbagai perlengkapan keselamatan, termasuk alat selam, senter, sarung tangan, helm, tali karmantel, dan pelampung.

Meski ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa, Adnan menegaskan evakuasi berjalan dengan baik berkat koordinasi dengan warga dan aparat wilayah yang turut membantu jalannya operasi.

’’Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika debit air meningkat. Arus deras bisa sangat berbahaya, meskipun terlihat tenang di permukaan," tutupnya.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
#damkar