JawaPos.com – Jajaran Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Selatan bergerak cepat dalam menangani dampak tanah longsor yang menyebabkan robohnya tembok pembatas di Taman Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut. Insiden ini terjadi di Kelurahan Cilandak Timur, Kecamatan Pasar Minggu, dan langsung menjadi perhatian utama petugas terkait.
Koordinator Lapangan TPU Jeruk Purut Rohyani, menjelaskan bahwa peristiwa ini dipicu oleh pergerakan tanah akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada sore hari sebelumnya.
’’Sejak kemarin, kami telah mengambil tindakan sementara dengan menutup area longsor menggunakan terpal. Tujuannya adalah untuk mencegah pergerakan tanah lebih lanjut yang dapat menghalangi akses jalan," ujarnya, Jumat (31/10).
Penanganan intensif dilakukan pada pagi hari dengan melibatkan 70 personel yang dilengkapi dengan satu unit ekskavator dan dua dump truck. Peralatan berat ini digunakan untuk mempercepat proses penanganan material longsoran yang menutupi sebagian area pemakaman.
Prioritas utama dalam penanganan ini adalah pemindahan 12 makam yang terdampak langsung oleh longsor. Proses pemindahan ini dilakukan setelah mendapatkan persetujuan dari ahli waris masing-masing makam. Beberapa makam dipindahkan ke lahan baru yang telah disiapkan, sementara yang lain ditumpang dengan makam keluarga yang sudah ada di TPU Jeruk Purut.
"Kami sangat memperhatikan keinginan ahli waris. Jika mereka ingin makam dipindahkan ke tempat lain, kami akan memfasilitasi seluruh prosesnya. Mulai dari pengkafanan ulang kerangka hingga pengangkutan ke lokasi yang diinginkan," terang Rohyani.
Seluruh proses pemindahan makam ditargetkan selesai pada hari yang sama, sehingga pembangunan kembali tembok pembatas dapat segera dimulai. Tembok baru ini diharapkan memiliki fondasi yang lebih kuat dan kokoh untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
’’Kami berencana membangun kembali tembok sepanjang 40 meter ini secepat mungkin dengan konstruksi yang lebih kuat dan tahan lama," pungkasnya.
Dengan penanganan yang cepat dan terkoordinasi, Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Selatan menunjukkan komitmennya dalam menjaga fasilitas publik dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Editor : Arief Indra Dwisetyadi