JawaPos.com – Kasus pencurian terhadap fasilitas publik kerap terjadi di Jakarta. Mulai dari besi jembatan penyeberangan orang (JPO) hingga lampu penerangan. Hal itu disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota, Jakarta Pusat.
’’Semanggi pernah bercahaya menyala dengan baik, tiba-tiba lampunya hilang. Kasusnya juga sama, kasusnya dicuri. Tapi kali ini, saya sudah memerintahkan lagi untuk bulan Mei atau Juni ini, Semanggi kami buat menyala yang lebih baik dan mudah-mudahan tidak dicuri,’’ kata Pram.
Menurut dia, untuk mengantisipasi pencurian itu, jajarannya akan memasang ribuan CCTV. ’’Kami juga akan menaruh orang untuk melakukan pengawasan terhadap hal itu. Kami tidak ingin mengulang dengan gampang orang melakukan pencurian. Tentunya dengan beberapa titik kami akan pasang CCTV,’’ imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menuturkan, pelat besi pijakan JPO Daan Mogot kerap dicuri. ’’Saya terima kasih kepada teman-teman netizen yang telah mengirim gambar ini (pencurian, Red) sehingga menyadarkan kami dan ternyata setelah Daan Mogot, kami inventarisasi bukan hanya jembatan ini, ada beberapa jembatan yang karakteristiknya agak sama,’’ terangnya.
Untuk mengatasi pencurian itu, dia menyebutkan I akan memasang CCTV tahun depan di sekitar 30 ribu lokasi. ’’Mungkin anggaran tahun depan Pemprov DKI. Karena itu memang banyak, hampir 30 ribu titik CCTV yang akan kita pasang. Barangkali kalau ditotal hampir Rp 380 miliar,’’ katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga DKI Heru Suwondo menuturkan, belum berencana untuk melaporkan pencurian tersebut untuk efek jera. Melainkan pembahasan internal terlebih dahulu.
’’Ya mungkin bisa saja nanti saya koneksikan ke internal, karena kejadian kehilangan ini bukan hanya sekali ini saja. Untuk Daan Mogot ini sudah sering banget, dari tahun 2022-2023 sampai kemarin. Jadi, hitungan kami sekitar ada empat kali kecurian JPO. Yang ada Daan Mogot banyak sekali kecurian apalagi JPO-nya ini JPO lama,’’ katanya.
Editor : Arief Indra Dwisetyadi