Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

Progres Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Capai 72,8 Persen   

Masria Pane • Rabu, 1 Oktober 2025 | 18:14 WIB

Proyek LRT Jakarta Jalur melayang Stasiun Rawamangun dan tiang pancang Stasiun Manggarai terus dikerjakan.
Proyek LRT Jakarta Jalur melayang Stasiun Rawamangun dan tiang pancang Stasiun Manggarai terus dikerjakan.
         
JawaPos.com – Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai terus berprogres. Berdasar data Proyek LRT Jakarta, progresnya sudah mencapai 72,8 persen hingga awal Oktober 2025. Perinciannya, Zona 1 (area Jalan Pemuda Rawamangun- Jalan Raya Pramuka) 71,13 persen dan Zona 2 (area Matraman-Manggarai) 57,35 persen.

Tahun depan, transportasi publik berbasis kereta ringan itu ditargetkan bisa melayani mobilitas masyarakat. Utamanya, warga Jakarta Utara, Pusat, dan Selatan. Banyak warga yang menginginkan proyek pembangunan transportasi publik berbasis kereta ringan itu rampung. Utamanya, warga yang tinggal di sekitar kawasan proyek pembangunan. Salah satunya, tokoh masyarakat Manggarai, Zaenudin.

''Dengan adanya LRT Jakarta di Manggarai, selain memudahkan bermobilisasi, kawasan kami juga nantinya akan lebih bagus ditata. Jadi, ke depan, manfaatnya pasti banyak untuk masyarakat,'' ujar warga RT 08, RW 10, Manggarai, Jakarta Selatan tersebut.

Meski mendapatkan sorotan dari anggota DPRD DKI Jakarta, proyek LRT Jakarta Fase 1B itu mendapatkan dukungan dari masyarakat. Warga menilai, kemacetan menjadi hal yang wajar saat ada proyek pembangunan.

''Warga tidak ada yang mengeluhkan soal macet. Saya juga pengguna lalu lintas, mondar-mandir lewat setiap hari. Wajar saja macet, kan itu bagian dari proses, nggak selamanya,'' terangnya. Setelah proyek rampung, lanjutnya, lalu lintas di sekitar pasti akan normal kembali. Dia juga meyakini, bahwa ekonomi di lingkungannya akan meningkat dengan terbangunnya transportasi publik tersebut.

Selain itu, dia juga menyebutkan, sebelum proyek pembangunan LRT Fase 1B itu dilakukan, semua warga sudah disosialisasikan oleh kelurahan terkait dampaknya.

''Kelurahan sudah beberapa kali kasih tahu, dampaknya begini, lalu lintasnya begini jadinya. Dan kami semua sudah mengerti,'' tambahnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Pramono Anung saat bertemu dengan Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi di Mandiri University, Jakarta Pusat, pada Senin (29/9) juga sempat membahas terkait proyek LRT Jakarta tersebut. ''LRT dari Velodrome ke Manggarai kemajuan pekerjaannya melebihi apa yang direncanakan,'' terangnya.

Anggota Komisi C DPRD DKI August Hamonangan mengaku menerima banyak keluhan seputar pembangunan LRT, terutama karena mengakibatkan gangguan lalu lintas. ''Sebenarnya pembangunan LRT ini bagus karena akan mempercepat, mempermudah dan mengurangi jarak tempuh para warga, serta memang berdampak juga ke masyarakat secara luas nantinya. Tapi, kapan sebenarnya itu akan bisa terselesaikan,'' katanya.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
#lrt jakarta #lrt