Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

Pemkot Jaktim targetkan Pembangunan Instalasi Tangki Septik Komunal Rampung Tahun Ini

Yogi Wahyu Priyono • Sabtu, 15 November 2025 | 07:53 WIB
Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Kusmanto memaparkan soal instalasi tangki septik komunal.
Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Kusmanto memaparkan soal instalasi tangki septik komunal.

JawaPos.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) menargetkan pembangunan instalasi tangki septik komunal dengan pemanfaatan biogas di delapan kelurahan rampung pada tahun 2025. Hal ini sebagai solusi pengolahan limbah rumah tangga sekaligus penyedia energi alternatif bagi masyarakat.

Wakil Wali Kota Jakarta Timur Kusmanto menyampaikan bahwa saat ini baru tiga instalasi yang telah selesai dibangun dan beroperasi. ’’Jadi, semua ada delapan instalasi, baru tiga yang sudah selesai. Ditargetkan, ya, secepatnya tahun ini selesai. Memang itu dari kontraknya dengan pelaksana, pokoknya tahun ini selesai semua," ujarnya. 

Lima instalasi lainnya masih dalam tahap pembangunan. Lokasinya berada di Kramat Jati, Kampung Rambutan, Pekayon, Kampung Melayu, dan Bidara Cina. Kusmanto memastikan bahwa seluruh proyek akan selesai pada tahun 2025 sesuai dengan kontrak yang telah disepakati.

Tiga instalasi yang sudah beroperasi dan dimanfaatkan warga terletak di Kelurahan Bidara Cina, Kelurahan Rambutan, dan Kelurahan Pekayon. "Mudah-mudahan dengan tiga yang beroperasi ini, hasilnya bisa langsung dimanfaatkan masyarakat," harap Kusmanto.

Pemkot Jaktim terus mempercepat pembangunan instalasi tangki septik biogas komunal ini sebagai upaya untuk mengatasi masalah limbah rumah tangga sekaligus menyediakan energi alternatif bagi masyarakat. Tiga lokasi yang telah berfungsi menjadi proyek percontohan (pilot project) pemanfaatan limbah domestik menjadi biogas dan listrik.

Salah satu contoh sukses adalah instalasi biogas di permukiman Gang Delta, Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, yang baru-baru ini dikunjungi oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Warga di lokasi tersebut telah merasakan manfaat dari pengolahan limbah menjadi gas untuk memasak dan listrik yang dihasilkan dari proses bioenergi.

’’Alhamdulillah, ini program terobosan yang sangat baik. Tentunya, menekan biaya gas masyarakat. Ini juga untuk ekonomi masyarakat," kata Kusmanto.

Dengan adanya delapan instalasi biogas komunal ini, diharapkan tidak hanya memberikan dampak positif pada perbaikan lingkungan dan kesehatan, tetapi juga memberikan efisiensi energi bagi warga Jakarta Timur. (ygi/ind) 

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
#Wakil Wali Kota Jakarta Timur Kusmanto