Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

Wagub DKI Sebut Jaga Jakarta Penuh Warna Jadi Ruang Kolaborasi Warga

Masria Pane • Minggu, 30 November 2025 | 21:26 WIB
SEMARAK: Warga mengikuti senam pada kegiatan Jaga Jakarta Penuh Warna di CFD, Bundaram HI, Jakarta Pusat, Minggu (30/11).
SEMARAK: Warga mengikuti senam pada kegiatan Jaga Jakarta Penuh Warna di CFD, Bundaram HI, Jakarta Pusat, Minggu (30/11).
 
JawaPos.com – Kegiatan Jaga Jakarta Penuh Warna kembali meramaikan kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD), di Jakarta Pusat, kemarin (30/11). Selain mengajak warga untuk menjaga Jakarta, kegiatan itu juga menjadi bagian dari rangkaian menuju perayaan besar 500 tahun Jakarta pada 2027.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menuturkan, kegiatan itu bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum penting yang mempertemukan warga dari berbagai kalangan.

“Ini bukan sekadar agenda bulanan. Kegiatan ini mencerminkan jati diri warga Jakarta yang beragam, energik, dan penuh kreasi,” ujar Rano.

Ada beberapa rangkaian acara dalam kegiatan itu. Salah satunya Fun Walk dari Balai Kota ke Bundaran Hotel Indonesia. Tidak sekadar berjalan, warga yang mengikuti kegiatan itu juga bisa merayakan keberagaman budaya, komunitas, UMKM, hingga kreativitas generasi muda yang dihadirkan di sana.

Rano menilai antusiasme warga yang memadati Bundaran HI menunjukkan energi positif dan optimisme tinggi yang menjadi denyut kehidupan ibu kota. Dia juga menekankan bahwa kontribusi aktif anak muda menjadi kunci kemajuan Jakarta sebagai kota global.

“Kepada anak-anak muda Jakarta, teruslah berkarya dan peduli terhadap sesama. Masa depan Jakarta yang inklusif hanya terwujud jika kalian ikut merangkai arah perjalanan kota ini,” tegasnya. 

Pemprov, lanjut dia, terus memperluas ruang pengembangan diri melalui pelatihan keterampilan dan kolaborasi bersama mitra strategis seperti Kadin.

Rangkaian kegiatan Jaga Jakarta Penuh Warna kali ini turut menghadirkan panggung musik dan tari, pameran UMKM, donor darah, hingga pelatihan peningkatan kemandirian ekonomi.

Politisi PDI Perjuangan itu menambahkan, keberagaman Jakarta harus diwujudkan melalui kepedulian sosial. Kehadiran PMI, Karang Taruna, UMKM, komunitas kreatif, hingga pengamen jalanan yang turut tampil, menurut dia, mencerminkan budaya gotong royong warga ibu kota.

“Mari kita jaga sikap saling menghargai dalam keberagaman dan memanfaatkan ruang publik dengan tertib. Jakarta adalah kota penuh warna. Selama kita saling menghormati, Jakarta akan tetap menjadi rumah yang membanggakan,” katanya.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
#Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno #jaga jakarta