JawaPos.com - Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta resmi meluncurkan kegiatan Urban Sustainability Education (USE), Sabtu (6/12/2025). Event itu merupakan upaya memperkuat literasi keberlanjutan, keterampilan praktik, dan kepedulian peserta didik serta warga sekolah terhadap isu-isu lingkungan di kawasan perkotaan.
Mengintegrasikan dua fokus utama yakni Urban Farming dan Urban Scouting, kegiatan itu dirancang sebagai media pembelajaran yang adaptif dan inovatif. Para siswa diajak memahami dan merespons tantangan perkotaan di bidang lingkungan dan ketahanan pangan dengan penguatan karakter siswa di dalamnya.
Urban Sustainability Education berlangsung pada tanggal 6 Desember 2025 di Ecopark Ancol. Diikuti oleh 1.799 satuan pendidikan dari 5 wilayah DKI Jakarta. Rangkaian materi yang diberikan mencakup:
- Praktik Urban Farming: hidroponik, vertikultur, pemanfaatan lahan sempit, pengolahan limbah organik, serta pemanfaatan hasil panen.
- Aktivitas Urban Scouting: penguatan kedisiplinan, literasi lingkungan, ketangguhan bencana, pengembangan kepemimpinan, serta eksplorasi ruang-ruang kota secara edukatif menggunakan transportasi umum.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nahdiana menyampaikan, program itu merupakan langkah strategis untuk menumbuhkan kompetensi abad ke-21 yang berakar pada sustainability mindset.
“Urban Sustainability Education harus menjadi ruang belajar yang mendorong siswa memahami tantangan kota dan berkontribusi melalui solusi nyata sejak dini,'' katanya. Menurut dia, program tersebut turut mendorong sekolah untuk menjadi pusat pembelajaran berkelanjutan yang inovatif. Tujuannya untuk mengembangkan pembelajaran melalui praktik langsung, kolaborasi, dan eksplorasi lingkungan sekitar.
''Ini bukan hanya program, tetapi investasi jangka panjang untuk masa depan Jakarta yang lebih hijau dan tangguh,” terangnya.
Sebagai wujud dari transformasi pendidikan berkelanjutan, Urban Sustainability Education sejalan dengan semangat Jakarta menuju Kota Global dengan membentuk generasi berwawasan lingkungan, tangguh menghadapi tantangan lingkungan, dan siap berkontribusi bagi pembangunan kota yang maju dan berkelanjutan. (*/oni)
Editor : Arief Indra Dwisetyadi